Jakarta Pusat — Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan jajaran kepolisian di wilayah Menteng. Kapolsubsektor Pegangsaan Aiptu Ruhdianto melaksanakan patroli dialogis sebagai langkah antisipasi gangguan kamtibmas (guankamtibmas) dan potensi tawuran warga di kawasan perbatasan Manggarai–Tambak Ujung, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Selasa (17/2/2026)
Patroli dialogis ini menyasar titik-titik rawan yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya warga, khususnya pada jam-jam malam hingga dini hari. Dalam pelaksanaannya, Aiptu Ruhdianto menyusuri jalur perbatasan permukiman sambil menyapa dan berdialog langsung dengan masyarakat. Ia menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak warga untuk bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan dan tidak mudah terprovokasi isu-isu yang dapat memicu konflik sosial maupun tawuran.

“Kami mengimbau warga, terutama para remaja, agar tidak nongkrong hingga larut malam di wilayah perbatasan dan menjauhi segala bentuk tindakan yang dapat memicu tawuran. Apabila menemukan hal mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” ujar Aiptu Ruhdianto di sela kegiatan patroli.
Menurutnya, patroli dialogis menjadi langkah preventif yang efektif untuk mencegah gangguan keamanan sejak dini sekaligus membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman serta menumbuhkan kesadaran kolektif warga dalam menjaga lingkungan masing-masing.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E. P. Hutagalung menegaskan bahwa wilayah perbatasan menjadi salah satu fokus pengamanan jajarannya. “Kami terus menginstruksikan seluruh personel untuk meningkatkan patroli dialogis di titik-titik rawan, khususnya perbatasan wilayah, guna mencegah tawuran dan gangguan kamtibmas lainnya. Pendekatan humanis tetap kami kedepankan agar tercipta rasa aman di tengah masyarakat,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Kapolsek Metro Menteng Akbp Braiel Arnold Rondonuwu. Ia menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, tokoh masyarakat, dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan. “Patroli dialogis akan terus kami tingkatkan sebagai langkah pencegahan. Keamanan dan ketertiban tidak bisa terwujud tanpa peran aktif masyarakat,” ungkapnya.
Dengan dilaksanakannya patroli dialogis oleh Kapolsubsektor Pegangsaan ini, diharapkan potensi guankamtibmas dan tawuran warga di kawasan perbatasan Manggarai–Tambak Ujung dapat ditekan secara signifikan, sehingga situasi kamtibmas di wilayah Pegangsaan dan sekitarnya tetap aman, tertib, dan kondusif.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)









