Menu

Mode Gelap
 

TNI & Polri

Pembinaan Remaja Pasca Tawuran di Kartini, Bhabinkamtibmas Gandeng Tokoh Agama

badge-check

Pembinaan Remaja Pasca Tawuran di Kartini, Bhabinkamtibmas Gandeng Tokoh Agama Perbesar

Jakarta Pusat – Bhabinkamtibmas Kelurahan Kartini Polsek Sawah Besar Aipda Asep Noroni melaksanakan monitoring kegiatan pembinaan terhadap remaja yang sebelumnya terlibat tawuran di wilayah Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (26/4/2026) pukul 19.30 WIB hingga selesai. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Jami Darussalam, Jalan Kartini 9 RT 01 RW 03 ini bertujuan memberikan pembinaan melalui pendekatan keagamaan guna mencegah terulangnya aksi tawuran remaja.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh maraknya aksi tawuran remaja di wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Melalui arahan Kapolsek Sawah Besar Kompol Rahmat Himawan, S.Sos., M.H, pembinaan dilakukan dengan melibatkan tokoh agama dan lingkungan setempat. Dalam kegiatan tersebut hadir Sekretaris RW 03, Ketua FKDM Kartini, PPSU, serta tokoh agama seperti Ustadz Bariji dan Ustadz Arifin yang memberikan tausyiah kepada para remaja. Para peserta yang sebelumnya terlibat tawuran dikumpulkan untuk diberikan arahan dan pembinaan secara langsung dengan pendekatan persuasif.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H menyampaikan bahwa upaya pembinaan terhadap remaja merupakan langkah penting dalam mencegah kenakalan remaja yang dapat berkembang menjadi gangguan kamtibmas. “Pendekatan humanis melalui pembinaan dan kolaborasi dengan tokoh masyarakat serta tokoh agama menjadi kunci dalam membentuk karakter generasi muda yang lebih baik,” ujarnya. Kapolsek Sawah Besar Kompol Rahmat Himawan, S.Sos., M.H menegaskan bahwa sinergitas antara Polri, orang tua, dan tokoh agama harus terus diperkuat guna mencegah aksi tawuran sejak dini.

Dalam pelaksanaan di lapangan, Aipda Asep Noroni mengedepankan langkah preemtif dan preventif dengan mengumpulkan para remaja, memberikan edukasi, serta menghadirkan tokoh agama dan guru ngaji untuk memberikan pembinaan moral dan spiritual. Pendekatan ini dinilai efektif dalam menyentuh kesadaran para remaja agar tidak kembali terlibat dalam tindakan negatif.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para orang tua dan warga sekitar yang berharap pembinaan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Para orang tua mengapresiasi langkah Polri yang tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga memberikan solusi melalui pembinaan yang menyentuh sisi keagamaan dan sosial.

Secara keseluruhan, kegiatan pembinaan remaja pasca tawuran di Masjid Jami Darussalam, Kelurahan Kartini, Sawah Besar ini berjalan aman dan kondusif. Tujuan untuk memberikan edukasi serta mencegah terulangnya aksi tawuran berhasil dicapai, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

 

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Koramil 03/Ps.Rebo-Ciracas Gelar Siskamling Jaga Kamtibmas Wilayah Binaan

19 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Intensifkan Keamanan dan Ketertiban, Koramil 01/Teluknaga Gelar Patroli Malam

19 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Sinergitas TNI-Polri dan Masyarakat, Satgas Sampah Kodim 0510/Tigaraksa Bersihkan Tumpukan Sampah di Sindang Jaya

19 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Koramil 14/Panongan Berikan Bantuan Air Bersih kepada Warga yang Mengalami Kekeringan

19 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Tingkatkan Kamtibmas di Wilayah, Koramil 11/Pasar Kemis Gelar Patroli Malam

19 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Trending di TNI & Polri