Menu ✖

Otomatis

Berita

10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Dibawa ke RS Bhayangkara, Proses Identifikasi Berjalan

badge-check

10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Dibawa ke RS Bhayangkara, Proses Identifikasi Berjalan Perbesar

Jakarta — Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri menyampaikan bahwa proses identifikasi terhadap korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api di Bekasi masih terus berjalan. Hingga saat ini, rumah sakit telah menerima 10 kantong jenazah sejak pukul 03.00 WIB.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri Brigjen Pol. dr. Prima Heru Yulihartono menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban atas musibah tersebut

“Kami menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban yang tertimpa musibah kecelakaan kereta api di Bekasi,” ujarnya pada Selasa (28/04/2026) di RS Polri.

Ia menjelaskan, 10 jenazah yang diterima di RS Bhayangkara seluruhnya berjenis kelamin perempuan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 7 keluarga telah melapor ke Posko Antemortem untuk menyampaikan laporan kehilangan anggota keluarga.

“Saat ini proses identifikasi masih terus berjalan. Kami bekerja sama dengan tim dari Pusident Polri, Polda Metro Jaya, Polres, dan Mabes Polri untuk mempercepat proses identifikasi terhadap para korban,” jelasnya.

Brigjen Pol Prima menerangkan, proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data antemortem dari keluarga korban dengan data postmortem dari jenazah. Setelah seluruh data terkumpul, tim akan melakukan rekonsiliasi untuk memastikan kecocokan data dan menetapkan identitas korban secara resmi.

Ia juga mengimbau keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya dan belum melapor agar segera datang ke Posko Antemortem di Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri. Keluarga diminta membawa dokumen atau data pendukung, seperti foto korban yang memperlihatkan kondisi gigi, dokumen identitas, ijazah, atau dokumen lain yang memuat data sidik jari.

“Terkait kendala, ada beberapa jenazah yang saat pemeriksaan awal belum langsung keluar identitasnya. Hal ini masih kami dalami melalui pemeriksaan lanjutan,” katanya.

Menurutnya, secara umum kondisi jenazah masih memungkinkan untuk dilakukan identifikasi. Namun, terdapat beberapa jenazah yang mengalami kerusakan pada bagian tubuh tertentu sehingga memerlukan pemeriksaan lebih mendalam.

“Apabila proses pencocokan data antemortem dan postmortem telah selesai, kami akan segera merilis hasilnya secara resmi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

HUT ke-4 GPIB, Pengurus Bagikan 100 Paket Makan Jumat Berkah

2 Okt 2026 - 11:40 WIB

HUT ke-4 GPIB, Pengurus Bagikan 100 Paket Makan Jumat Berkah

ISMAHI Sambut Kepemimpinan Kapolri Suyudi

1 Okt 2026 - 12:46 WIB

ISMAHI Sambut Kepemimpinan Kapolri Suyudi

Hari Tani Nasional 2026: Poros Muda Nusantara Dorong Reforma Agraria Berkeadilan untuk Wujudkan Kesejahteraan Petani

20 Sep 2026 - 13:46 WIB

Hari Tani Nasional 2026: Poros Muda Nusantara Dorong Reforma Agraria Berkeadilan untuk Wujudkan Kesejahteraan Petani

Polsek Johar Baru Beri Penyuluhan kepada Siswa SMKS Kampung Jawa, Diimbau Langsung Pulang Usai Sekolah

18 Sep 2026 - 23:20 WIB

Polsek Johar Baru Beri Penyuluhan kepada Siswa SMKS Kampung Jawa, Diimbau Langsung Pulang Usai Sekolah

Jaga Pangan dan Lindungi Petani, Polda Metro Jaya Perkuat Pengawasan Komoditas Pangan

16 Sep 2026 - 10:25 WIB

Jaga Pangan dan Lindungi Petani, Polda Metro Jaya Perkuat Pengawasan Komoditas Pangan
Trending di Berita