Jakarta Pusat – Bhabinkamtibmas Kelurahan Kartini Polsek Sawah Besar, Aipda Asep Noeroni, melaksanakan kegiatan monitoring dan pembinaan terhadap remaja yang pernah terlibat tawuran di wilayah Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 28 April 2026 pukul 19.30 WIB hingga selesai, bertempat di Masjid Jami Darusalam, Jalan Kartini 9 RT 01 RW 03. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pembinaan serta penekanan terhadap dampak hukum tawuran dan bahaya penyalahgunaan narkoba kepada para remaja.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih adanya potensi kenakalan remaja dan tawuran di wilayah tersebut, sehingga diperlukan langkah pembinaan berkelanjutan. Dalam pelaksanaannya, Bhabinkamtibmas menggandeng unsur pemerintah daerah dan tokoh masyarakat, di antaranya perwakilan Kelurahan Kartini, Sekretaris RW 03, Ketua FKDM, serta tokoh agama seperti Ustadz Bariji dan Ustadz Arifin. Pembinaan dilakukan melalui pendekatan keagamaan berupa tausyiah tentang akhlak, tanggung jawab kepada orang tua, serta arahan dari Lurah Kartini terkait dampak negatif tawuran terhadap masa depan generasi muda.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, KOMBES POL Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini merupakan bagian dari strategi Polri dalam menekan angka kenakalan remaja melalui pendekatan humanis. “Polri tidak hanya melakukan penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pembinaan dan pencegahan melalui kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan agama,” ujarnya. Sementara itu, Kapolsek Sawah Besar Kompol Rahmat Himawan S., Sos., MH menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen dalam mencegah tawuran dan membentuk karakter remaja yang lebih baik.
Dalam pelaksanaan di lapangan, Aipda Asep Noeroni mengedepankan langkah preemtif dan preventif dengan cara pendekatan persuasif, dialogis, serta pembinaan berbasis nilai-nilai agama. Remaja yang terlibat diberikan pemahaman langsung mengenai konsekuensi hukum dari tindakan tawuran dan penyalahgunaan narkoba, sekaligus diarahkan untuk mengikuti kegiatan positif di lingkungan masyarakat.
Kegiatan ini memberikan dampak positif dengan meningkatnya kesadaran remaja akan pentingnya menjaga perilaku serta menjauhi tindakan negatif. Warga dan tokoh masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap pembinaan serupa terus dilakukan secara berkesinambungan guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Secara keseluruhan, kegiatan pembinaan remaja eks tawuran yang dilaksanakan di Masjid Jami Darusalam, Kelurahan Kartini, bertujuan mencegah terulangnya tawuran serta membangun karakter generasi muda yang lebih baik. Situasi selama kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)









