Menu

Mode Gelap
 

TNI & Polri

Kemenag Pati Tanamkan Nilai Toleransi, Warga Desa Godo Diajak Hidup Rukun

badge-check


					Kemenag Pati Tanamkan Nilai Toleransi, Warga Desa Godo Diajak Hidup Rukun Perbesar

PATI – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati menegaskan komitmennya dalam memperkuat kerukunan umat melalui kolaborasi dengan TNI dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati. Sinergi ini diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan keagamaan di Desa Godo, Kecamatan Winong, Senin (4/5/2026).

Kegiatan nonfisik tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan desa yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai spiritual dan sosial masyarakat. Kemenag Pati menilai, pembangunan yang berkelanjutan harus ditopang oleh kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis di tengah keberagaman.

Penyuluh Agama Islam Kemenag Pati, Taufik Muhammad Nur, S.Ag., dalam pemaparannya menekankan pentingnya menjaga toleransi sebagai fondasi utama kehidupan bermasyarakat. Ia menyampaikan bahwa perbedaan keyakinan merupakan keniscayaan yang harus disikapi dengan bijak melalui sikap saling menghormati dan menghargai.

“Kerukunan harus dibangun dengan mengedepankan kebersamaan serta saling menghormati perbedaan. Ini menjadi kunci dalam menjaga keutuhan bangsa,” ujarnya.

Selain itu, Taufik juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan. Ia mengajak warga untuk kembali pada nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Undang-Undang Dasar 1945 serta semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, peran penyuluh agama yang tergabung dalam IPARI sangat strategis dalam membina umat agar tetap menjaga stabilitas sosial di tingkat desa, khususnya dalam mendukung suksesnya program TMMD.

Sementara itu, perwakilan Satgas TMMD, Kapten Inf Sucipto, mengapresiasi keterlibatan Kemenag dalam kegiatan tersebut. Ia menyebutkan bahwa penyuluhan agama menjadi salah satu upaya konkret dalam membangun karakter masyarakat yang religius, toleran, dan berjiwa nasionalis.

“Kami melihat antusiasme warga sangat tinggi. Ini menunjukkan bahwa pembangunan mental dan spiritual sangat dibutuhkan untuk mendukung keberhasilan pembangunan fisik,” ungkapnya.

Melalui sinergi ini, Kemenag Pati berharap nilai-nilai toleransi dan kebersamaan dapat terus terjaga, sehingga masyarakat mampu menciptakan lingkungan yang kondusif, damai, dan produktif, baik selama pelaksanaan TMMD maupun dalam kehidupan sehari-hari ke depan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Ops Cartenz Dalami Jaringan KKB di Yahukimo, Satu Ditetapkan Tersangka Kasus Pembunuhan

4 Mei 2026 - 11:33 WIB

Senyum Anak-anak Godo, Harapan Baru dari Edukasi Anti Bullying di TMMD 128

4 Mei 2026 - 08:34 WIB

Berkunjung ke Mapolda Riau, Menteri Lingkungan Hidup Dorong Replikasi Green Policing Secara Nasional

4 Mei 2026 - 08:30 WIB

Peringatan May Day, Dandim 0510/Trs: POB Adalah Kegiatan Positif

4 Mei 2026 - 07:54 WIB

Koramil 02/Curug Gelar Patroli Maung Amankan Wilayah Strategis Curug 

4 Mei 2026 - 07:52 WIB

Trending di TNI & Polri