Menu

Mode Gelap
 

TNI & Polri

Buronan Interpol Red Notice Kasus Penipuan Online Internasional Berhasil Ditangkap

badge-check


					Buronan Interpol Red Notice Kasus Penipuan Online Internasional Berhasil Ditangkap Perbesar

Jakarta – Tim gabungan Polri berhasil menangkap seorang Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial LCS yang masuk dalam daftar buronan internasional (Red Notice) Interpol. Penangkapan dilakukan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (3/5/2026).

LCS diketahui termasuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri. Ia sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan online lintas negara yang melibatkan jaringan internasional yang beroperasi di Kamboja.

Kasus ini tercatat memiliki sedikitnya 23 Laporan Polisi (LP) dari berbagai wilayah di Indonesia. Seluruh laporan tersebut kini telah ditarik dan ditangani terpusat oleh Dittipidsiber Bareskrim Polri guna mempermudah proses penyidikan serta pemberkasan perkara.

Berdasarkan hasil penyidikan, LCS diduga berperan sebagai operator dalam menjalankan aksi penipuan online dengan menggunakan platform bernama “abbishopee”.

Sebelumnya, Dittipidsiber Bareskrim Polri juga telah menangkap tiga tersangka lain yang terkait dengan jaringan LCS. Ketiganya telah diproses hukum hingga memperoleh putusan dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji, menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberantas kejahatan siber lintas negara.

“Penangkapan terhadap tersangka LCS ini merupakan hasil kerja sama dan koordinasi lintas negara serta bentuk keseriusan kami dalam menindak pelaku kejahatan siber, khususnya penipuan online yang merugikan masyarakat luas,” ujar Himawan dalam keterangannya di Jakarta, Senin (4/5/2026).

Ia juga menambahkan bahwa Polri akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.

“Kami akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan internasional yang terlibat, serta menelusuri aliran dana hasil kejahatan guna pemulihan kerugian para korban,” lanjutnya.

Saat ini, tersangka LCS telah diamankan dan menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut di Bareskrim Polri.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polsek Metro Tanah Abang Gelar Apel dan Patroli Ops Cipta Kondisi Antisipasi Gangguan Kamtibmas

5 Mei 2026 - 01:22 WIB

Bhabinkamtibmas Kebon Melati Bersama Siswa Latja Laksanakan Sambang dan Patroli Dialogis di Pemukiman Warga Jatibunder VII

5 Mei 2026 - 01:14 WIB

Bhabinkamtibmas Bendungan Hilir Berikan Pembinaan dan Latihan Kerja Kepada Siswa Latja di Kantor PAM Jaya

5 Mei 2026 - 00:25 WIB

Bhabinkamtibmas Karet Tengsin Bersama Siswa Latja Laksanakan Kunjungan dan Koordinasi Keamanan di Graha BNI 46

5 Mei 2026 - 00:15 WIB

Bhabinkamtibmas Kampung Bali Laksanakan Pembinaan Satkamling dan App Serah Terima Tugas Jaga Satpam Pasar Blok F Tanah Abang

5 Mei 2026 - 00:11 WIB

Trending di TNI & Polri