Jakarta, Juni 2026 – Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Dr. Sri Murtiana, S.Sos., M.M., melaksanakan sosialisasi Proyek Perubahan yang berjudul “Strategi Kolaborasi Riset Strategis melalui Penguatan Kapasitas SDM dalam Rancangan Program Penelitian di LPPM Universitas Pertahanan RI”. Pada kesempatan yang sama juga disosialisasikan Peraturan Rektor Universitas Pertahanan RI tentang Kolaborasi Riset Strategis sebagai landasan kebijakan dalam memperkuat tata kelola penelitian dan pengembangan jejaring riset di lingkungan Unhan RI.
Proyek perubahan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Struktural bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) pada periode 3 Maret sampai dengan 16 Juli 2026. Pelatihan dilaksanakan dengan metode blended learning, yaitu perpaduan antara pembelajaran klasikal dan nonklasikal. Pembelajaran nonklasikal dilaksanakan melalui e-learning secara langsung (synchronous) maupun tidak langsung (asynchronous) dari tempat kedudukan peserta, sedangkan pembelajaran klasikal dilaksanakan di ASN Corporate University Lembaga Administrasi Negara.

Proyek perubahan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan kualitas perencanaan program penelitian, memperkuat kapasitas sumber daya manusia peneliti, serta membangun sistem kolaborasi riset yang lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan. Sebagai perguruan tinggi pertahanan, Unhan RI dituntut untuk menghasilkan penelitian yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perumusan kebijakan strategis nasional, penguatan pertahanan negara, serta pembangunan nasional secara berkelanjutan.
Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, seperti perkembangan teknologi yang pesat, perubahan geopolitik dan geoekonomi, ancaman multidimensi, serta meningkatnya persaingan antarnegara dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, penelitian menjadi instrumen strategis dalam mendukung pengambilan keputusan dan perumusan kebijakan nasional. Oleh karena itu, penguatan kapasitas SDM peneliti dan kolaborasi riset menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi setiap institusi pendidikan dan penelitian.
Melalui proyek perubahan ini, LPPM Unhan RI berupaya membangun ekosistem penelitian yang lebih kolaboratif dengan memperkuat sinergi antara peneliti, program studi, pusat kajian, fakultas, serta berbagai mitra strategis dari kementerian, lembaga pemerintah, dunia usaha, industri strategis, dan lembaga penelitian lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas penelitian, memperluas akses terhadap sumber daya penelitian, mempercepat transfer pengetahuan dan teknologi, serta menghasilkan inovasi yang lebih relevan dengan kebutuhan nasional.
Bagi Universitas Pertahanan RI, kolaborasi riset strategis memiliki peran yang sangat penting dalam menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy), memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pertahanan, serta mendukung terwujudnya kemandirian bangsa di berbagai sektor strategis. Selain itu, kolaborasi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, memperluas peluang pendanaan penelitian, memperkuat reputasi akademik institusi, dan mendorong terciptanya budaya riset yang unggul.
Dalam implementasi proyek perubahan ini, Sekretaris LPPM Unhan RI telah membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan internal maupun eksternal yang telah menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan proyek perubahan. Dukungan tersebut menunjukkan adanya kesamaan visi dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi nasional yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Beberapa mitra strategis yang telah memberikan dukungan antara lain Dr. Ir. Wiwiek Joelijani, M.T., Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah, Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dr. Khairul Hidayati, S.Ant., M.Si., MIPR, Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Badan Gizi Nasional. Rakhmawati, Kepala Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Staf Ahli Sekretaris SKK Migas. Serta berbagai mitra strategis lainnya yang memiliki komitmen terhadap penguatan riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia.
Melalui implementasi proyek perubahan ini, diharapkan terbangun budaya riset yang lebih kuat, kolaboratif, dan berorientasi pada penyelesaian berbagai isu strategis nasional. Selain meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan penelitian, proyek ini juga diharapkan mampu memperluas jejaring kerja sama, meningkatkan kapasitas SDM peneliti, serta menghasilkan penelitian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Proyek perubahan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi Universitas Pertahanan RI menuju World Class Defense University, yaitu perguruan tinggi pertahanan berkelas dunia yang unggul dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, pertahanan, dan kepentingan nasional Indonesia.









