Menu

Mode Gelap
 

TNI & Polri

Latma Ksatria Warrior 2026, Yonif 502 Kostrad Perkuat Interoperabilitas TNI AD dan US Army

badge-check

Latma Ksatria Warrior 2026, Yonif 502 Kostrad Perkuat Interoperabilitas TNI AD dan US Army Perbesar

Baturaja – Indonesia dan Amerika Serikat (AS) terus memperkuat kerja sama pertahanan di tengah dinamika keamanan kawasan yang semakin kompleks. Upaya tersebut diwujudkan melalui Latihan Bersama (Latma) Ksatria Warrior 2026 antara TNI Angkatan Darat (TNI AD) dan United States Army (US Army) yang resmi dibuka di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad, Baturaja, Sabtu (15/8/2026).

Latma Ksatria Warrior 2026 menjadi sarana bagi TNI AD dan US Army untuk meningkatkan interoperabilitas dan profesionalisme prajurit, sekaligus memperkuat pemahaman terhadap taktik, teknik, dan prosedur masing-masing. Dalam latihan ini, Yonif 502 Kostrad turut terlibat sebagai salah satu satuan TNI AD yang berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan latihan bersama.

Keikutsertaan Yonif 502 Kostrad menjadi bagian penting dalam mendukung tercapainya sasaran latihan, khususnya dalam meningkatkan kemampuan prajurit untuk berkomunikasi, berkoordinasi, dan melaksanakan tugas secara terpadu bersama personel US Army. Melalui interaksi dan latihan bersama, prajurit kedua negara dapat saling bertukar pengalaman serta meningkatkan kesiapan dalam menghadapi berbagai dinamika tugas di lapangan.

Latihan bersama ini juga menjadi momentum untuk membangun kepercayaan, memperkokoh kerja sama pertahanan, serta mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Dalam amanatnya pada upacara pembukaan, Waaspers Kaskostrad Kolonel Inf Slamet selaku Komandan Latihan menegaskan bahwa keberhasilan latihan tidak hanya diukur dari tercapainya sasaran latihan, tetapi juga dari kualitas komunikasi, disiplin dan kerja sama antarpeserta.

“Keberhasilan latihan tidak diukur semata-mata dari tercapainya sasaran latihan, tetapi juga dari terbangunnya komunikasi yang efektif, disiplin yang tinggi, kerja sama yang solid, dan kemampuan setiap peserta untuk belajar satu sama lain,” tegasnya.Hal senada disampaikan Lieutenant Colonel Joseph Esminger, selaku pimpinan latihan dari Batalyon Infanteri 100 US Army. Menurutnya, interaksi dan komunikasi selama latihan menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman serta kemampuan prajurit kedua negara untuk bekerja secara terpadu. (Penkostrad).

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Arm Asep Hendra Budiana, S.H., M.M.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Lanal Nias Pukau Tamu Undangan di Upacara HUT Ke-81 RI, Komandan Lanal Bersama Forkopimda Nias Selatan Joget Bersama Tarian Kreasi

17 Agustus 2026 - 09:32 WIB

Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur: Kasipers Kasrem 052/Wkr Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

17 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Brigif 6 Kostrad Raih Juara Umum Lomba HUT ke-81 RI di Madivif 2 Kostrad

17 Agustus 2026 - 08:47 WIB

Perkuat Misi Perdamaian di Lebanon, Pimpinan Sector East UNIFIL Kunjungi Satgas Yonmek Konga XXIII-T

17 Agustus 2026 - 08:46 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Divif 3 Kostrad Gelar Beragam Lomba Pererat Kebersamaan

17 Agustus 2026 - 08:44 WIB

Trending di TNI & Polri