Jakarta Pusat – Dalam upaya mencegah kenakalan remaja serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di lingkungan pendidikan, Polsek Metro Tanah Abang melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh) di SMK Muhammadiyah 2 Tanah Abang, Senin (31/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di SMK Muhammadiyah 2 Tanah Abang, Jalan KH. Mas Mansyur No. 65, Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah lingkungan pendidikan untuk memberikan edukasi, pembinaan, serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para pelajar.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Metro Tanah Abang memberikan sejumlah arahan kepada para siswa terkait pentingnya menjaga diri dan lingkungan dari berbagai bentuk kenakalan remaja, khususnya tawuran antarpelajar yang dapat membahayakan keselamatan serta berdampak terhadap masa depan para pelajar.
Kanit Binmas Polsek Metro Tanah Abang Kompol Ponco mengingatkan para pelajar agar tidak mudah terpengaruh maupun terprovokasi oleh berbagai ajakan yang beredar melalui media sosial. Para siswa diminta lebih selektif dalam menerima informasi serta tidak langsung mempercayai ataupun mengikuti ajakan yang dapat mengarah pada kegiatan negatif dan berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
“Sebagai pelajar, tugas utama adalah belajar. Jangan mudah terprovokasi oleh ajakan di media sosial yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Manfaatkan masa sekolah untuk menuntut ilmu, mengembangkan kemampuan, dan meraih prestasi,” pesan Kompol Ponco dalam kegiatan tersebut.
Petugas juga memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai bahaya tawuran. Selain dapat menyebabkan korban luka dan bahkan mengancam keselamatan jiwa, aksi tawuran juga dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat serta berujung pada proses hukum.
Para pelajar diingatkan agar tidak membawa, memiliki, maupun menggunakan senjata tajam atau benda berbahaya lainnya, terlebih untuk digunakan dalam aksi tawuran. Kepolisian menegaskan bahwa tindakan yang melanggar hukum dapat membawa konsekuensi pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kepolisian juga mengajak para siswa untuk berani menolak ajakan tawuran. Apabila mengetahui adanya rencana tawuran atau kegiatan lain yang dapat membahayakan keselamatan pelajar, para siswa diimbau segera menyampaikan informasi tersebut kepada guru, orang tua, maupun pihak kepolisian.
Selain memberikan penyuluhan mengenai tawuran, personel Polsek Metro Tanah Abang turut mengingatkan para siswa agar menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Perkembangan teknologi dan media sosial hendaknya dimanfaatkan untuk kegiatan positif, seperti mencari informasi pendidikan, mengembangkan kreativitas, memperluas wawasan, serta membangun komunikasi yang sehat.
Para pelajar juga diimbau tidak ikut menyebarkan berita bohong, konten provokatif, maupun informasi yang belum diketahui kebenarannya. Setiap pengguna media sosial diharapkan memahami bahwa kebebasan menggunakan media sosial harus disertai dengan tanggung jawab dan kesadaran untuk menjaga ketertiban serta menghormati orang lain.
Dalam kesempatan tersebut, petugas turut memberikan imbauan kepada para pelajar agar menjauhi judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) ilegal. Para siswa diminta tidak mudah tergiur dengan berbagai tawaran di internet yang menjanjikan keuntungan maupun kemudahan memperoleh uang secara instan.
Kepolisian mengingatkan bahwa judi online dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, baik terhadap kondisi ekonomi, kehidupan sosial, keluarga, maupun pendidikan. Para pelajar juga diimbau berhati-hati terhadap layanan pinjaman online yang tidak resmi dan tidak mudah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dapat dipercaya.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebon Melati Aiptu Deny S. turut mengajak para pelajar untuk bersama-sama menjaga lingkungan sekolah agar tetap aman, nyaman, dan kondusif. Para siswa diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menciptakan suasana sekolah yang positif dengan menjauhi segala bentuk kekerasan, perundungan, tawuran, maupun kegiatan lain yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menyampaikan bahwa kegiatan Binluh merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam membangun komunikasi dan kedekatan dengan kalangan pelajar.
Menurutnya, komunikasi secara langsung antara kepolisian, pihak sekolah, guru, dan para siswa sangat penting untuk mendeteksi serta mencegah sejak dini berbagai potensi permasalahan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan.
“Pembinaan kepada pelajar merupakan langkah penting dalam mencegah kenakalan remaja. Kami mengajak para siswa untuk fokus belajar, menjauhi tawuran, tidak mudah terprovokasi, serta menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat.
Kapolres menambahkan bahwa Polres Metro Jakarta Pusat akan terus mengedepankan langkah-langkah preventif dan preemtif melalui kegiatan sambang, pembinaan, penyuluhan, serta edukasi kamtibmas kepada masyarakat, termasuk di lingkungan sekolah.
Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan bahwa kegiatan Binluh di lingkungan sekolah diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai pentingnya menjaga diri dan masa depan dengan menjauhi berbagai kegiatan yang dapat merugikan.
“Melalui kegiatan Binluh ini, kami mengajak seluruh pelajar SMK Muhammadiyah 2 Tanah Abang untuk menjadikan sekolah sebagai tempat menuntut ilmu dan mengembangkan potensi diri. Jangan mudah terpengaruh ajakan negatif yang beredar di media sosial. Isi waktu dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat,” kata Kapolsek.
AKBP Dhimas juga mengajak pihak sekolah, guru, orang tua, serta para pelajar untuk bersama-sama membangun komunikasi dan pengawasan yang baik terhadap aktivitas anak-anak, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Menurutnya, pencegahan kenakalan remaja tidak dapat dilakukan oleh kepolisian sendiri, tetapi membutuhkan sinergi dan kepedulian seluruh pihak. Dengan adanya kerja sama yang baik, berbagai potensi gangguan kamtibmas yang melibatkan pelajar dapat dicegah sejak dini.
Polsek Metro Tanah Abang juga mendorong para pelajar untuk menjadi generasi muda yang disiplin, berprestasi, bertanggung jawab, serta mampu menggunakan perkembangan teknologi secara positif. Para siswa diharapkan tidak menjadikan media sosial sebagai sarana untuk mencari sensasi maupun mengikuti tren yang berpotensi merugikan diri sendiri.
Melalui kegiatan Binluh tersebut, Polri menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di lingkungan pendidikan sebagai mitra sekolah dan pelajar dalam menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.
Kegiatan pembinaan dan penyuluhan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Polsek Metro Tanah Abang akan terus meningkatkan kegiatan preventif dan edukatif sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan serta mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja di wilayah hukum Polsek Metro Tanah Abang.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)









