Jakarta Pusat – Polsek Cempaka Putih, Polres Metro Jakarta Pusat, memperkuat upaya pencegahan kenakalan remaja melalui pendekatan edukatif di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut dilakukan melalui program Bapak Asuh yang menyasar pelajar sebagai generasi penerus bangsa.
Pada Selasa (1/9/2026), Kapolsek Cempaka Putih Kompol Pengky Sukmawan, bersama jajaran melaksanakan kegiatan sambang, koordinasi, serta edukasi kamtibmas di SMK Ksatrya, Jalan Percetakan Negara RT 04/RW 06, Kelurahan Cempaka Putih Barat, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek didampingi Wakapolsek AKP Moh. Winarto, Kanit Intel Iptu Ahmad Yasin, Kanit Binmas Ipda Ahmad Zaini, Kapospol Cempaka Putih Barat Aiptu Agus Sentot H., serta Bhabinkamtibmas Cempaka Putih Barat Aipda Ambar Riyadi.
Petugas berkoordinasi dengan Samsu dan Ninik selaku guru bidang kesiswaan SMK Ksatrya Jakarta Pusat. Dari hasil koordinasi, sekolah tersebut memiliki 11 kelas, terdiri dari lima kelas X, empat kelas XI, dan dua kelas XII, dengan jumlah sekitar 30 siswa per kelas.
Selain koordinasi, kegiatan juga diarahkan untuk memperkuat pencegahan agar para siswa tidak melakukan perbuatan yang dapat berujung pada pelanggaran hukum. Polisi memberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba, larangan membawa senjata tajam, serta dampak negatif tawuran.
Kapolsek Cempaka Putih Kompol Pengky Sukmawan mengatakan, kehadiran polisi di lingkungan sekolah melalui program Bapak Asuh bukan untuk mengganggu proses belajar mengajar, melainkan menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan memberikan edukasi kepada para pelajar.
“Kami hadir sebagai mitra sekolah untuk memberikan pemahaman kepada para siswa agar mereka memahami batasan-batasan hukum dan mampu menghindari perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Kehadiran Bapak Asuh juga diharapkan membuat siswa lebih dekat dan tidak ragu berkomunikasi dengan polisi,” ujar Kompol Pengky.
Menurutnya, personel Polsek Cempaka Putih nantinya akan ditempatkan sebagai Bapak Asuh yang menyesuaikan dengan kegiatan sekolah. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan sekaligus deteksi dini terhadap potensi permasalahan di kalangan pelajar.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa upaya menjaga kamtibmas harus dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui pencegahan sejak lingkungan pendidikan.
“Pelajar merupakan bagian penting dari masa depan bangsa. Karena itu, pendekatan edukatif dan komunikasi yang baik harus dikedepankan agar mereka memahami risiko dari narkoba, senjata tajam, tawuran maupun tindakan lain yang dapat berhadapan dengan hukum,” kata Kombes Pol Reynold.»
Polres Metro Jakarta Pusat bersama Polsek Cempaka Putih juga mengajak pihak sekolah, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi pergaulan pelajar. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mencegah pelajar terlibat dalam tawuran, penyalahgunaan narkoba maupun tindakan kriminal lainnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Polsek Cempaka Putih mengimbau masyarakat, khususnya orang tua dan pihak sekolah, untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar. Apabila mengetahui adanya tindak kejahatan atau gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada Polsek Cempaka Putih atau hubungi Layanan Polisi 110.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)









