Jakarta — Perayaan 70 tahun AFS Intercultural Programs di Indonesia digelar melalui acara “Cultural Dinner: Reminiscing 70th Year AFS in Indonesia” di Ruang Stovia, Museum Kebangkitan Nasional, Jalan Dr. Abdul Rahman Saleh No. 26, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 17.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 60 tamu undangan. Acara menjadi bagian dari rangkaian peringatan tujuh dekade keberadaan AFS di Indonesia sekaligus menjadi ajang mempererat hubungan antarbangsa melalui pendidikan dan pertukaran budaya.Sejumlah perwakilan pemerintah, diplomat negara sahabat, pimpinan AFS International, alumni, serta kalangan swasta turut menghadiri acara tersebut.

Dari unsur pemerintah, hadir Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI Endah T.D. Retnobruti, Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Luar Negeri Aziz Nurwahyudi, serta Prof. Ismunandar dari Kementerian Kebudayaan.
Sejumlah diplomat juga tampak hadir, di antaranya perwakilan Kedutaan Besar Mesir Amr Mokhtar, Head of Counsellor Kedutaan Besar Malaysia Rosnita Hamzah, serta Consul and Cultural & Educational Attaché Kedutaan Besar Hungaria Patricia Nora Pankovics.
Dari AFS International, hadir International CEO Daniel Thomas Obst dan Board Member Ernesto Rey Moreno. Sementara dari Asia Pacific Initiative (AAI), hadir Board Chair Akiko Kato Fujii serta sejumlah National Director.
Perwakilan Bina Antarbudaya dan AFS International kemudian menyampaikan sambutan. Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon juga menyampaikan sambutan melalui video.
Memasuki rangkaian berikutnya, para tamu mengikuti sesi foto bersama dan menyaksikan video sinematik yang menampilkan perjalanan 70 tahun Program AFS di Indonesia.
Jamuan makan malam kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan apresiasi kepada sejumlah pihak yang dinilai berkontribusi terhadap perjalanan AFS dan program pertukaran budaya di Indonesia.
Suasana acara semakin meriah dengan penampilan khusus penyanyi Sandhy Sondoro. Rangkaian kemudian ditutup dengan fundraising moment, sebelum seluruh kegiatan berakhir sekitar pukul 21.55 WIB.
Selama kegiatan berlangsung, pengamanan dilakukan oleh jajaran Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Senen. Sebanyak enam personel disiagakan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif.Pihak kepolisian menyebut kegiatan tersebut berlangsung tertib tanpa adanya gangguan keamanan. Acara juga menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)








