Baturaja — Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama dua pekan sejak 1 September 2026 di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur), Baturaja, Sumatera Selatan, Jumat (11/9/2026).
Penutupan latihan militer multinasional tersebut menandai berakhirnya rangkaian latihan yang melibatkan prajurit TNI AD bersama militer Amerika Serikat, Australia, Jepang, dan India. Selama pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai materi latihan, mulai dari operasi tempur taktis, penerjunan, operasi khusus hingga kegiatan yang memperkuat hubungan dan diplomasi militer antarnegara.

Salah satu rangkaian yang mewarnai penutupan SGS 2026 adalah Wing Exchange, yang dilaksanakan setelah para peserta menyelesaikan materi latihan penerjunan taktis (Airborne Operations) dan operasi khusus.
Prajurit Yonif 502/UY/18/2 Kostrad bersama prajurit U.S. Army, Jepang, dan India saling menyematkan brevet kualifikasi udara. Tradisi tersebut menjadi simbol persaudaraan (brotherhood), kebersamaan, serta kepercayaan yang terbangun selama pelaksanaan latihan bersama.
Selain Wing Exchange, kegiatan penutupan juga diwarnai Culture Day yang menjadi sarana untuk memperkenalkan dan mempererat pemahaman budaya antarnegara peserta latihan.
Berakhirnya SGS 2026 tidak hanya menjadi momentum evaluasi kemampuan dan interoperabilitas militer, tetapi juga memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama pertahanan antarnegara peserta dalam mewujudkan kawasan yang aman dan damai.
Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Arm Asep Hendra Budiana, S.H., M.M.








