Jakarta Pusat – Dalam rangka memperkuat pembinaan dan pengawasan terhadap pelajar serta mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Rianggara Sadewa bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Bendungan Hilir Aiptu Heri Murgianta, melaksanakan kegiatan monitoring, sambang, dan komunikasi dengan pihak sekolah di SMK Dental Asisten Sekesal Hang Tuah Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai tersebut berlangsung di SMK Dental Asisten Sekesal Hang Tuah Jakarta, Jalan Bendungan Jati Luhur, Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dalam kegiatan tersebut, Kasat Binmas bersama Bhabinkamtibmas melakukan komunikasi dengan kepala sekolah dan jajaran pihak sekolah. Pertemuan tersebut menjadi sarana untuk bertukar informasi, melakukan pendataan siswa, sekaligus menyampaikan sejumlah imbauan Kamtibmas sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan yang melibatkan pelajar.
Pada kesempatan tersebut, Kasat Binmas menyampaikan program Kapolres Metro Jakarta Pusat terkait pendampingan melalui program Bapak Asuh/Kakak Asuh di sekolah dan kelas-kelas. Program tersebut diharapkan dapat menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara personel Kepolisian dengan para pelajar, sekaligus memberikan pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan.
Terkait pelaksanaan program tersebut, pihak sekolah menyampaikan perlunya surat perintah bagi anggota yang akan ditugaskan sebagai pendamping Bapak Asuh/Kakak Asuh. Selanjutnya, pihak sekolah akan melakukan persiapan dengan mengumpulkan para siswa untuk diberikan sosialisasi mengenai program tersebut.
Pihak sekolah juga berencana mengumpulkan para orang tua atau wali murid guna memberikan pemahaman sekaligus membangun sinergi dalam pelaksanaan pendampingan siswa. Pihak sekolah menyatakan siap mendukung program pendampingan Bapak/Kakak Asuh sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan terhadap para pelajar.
Dalam komunikasi tersebut, pihak sekolah menyampaikan bahwa pada 17 dan 24 September 2026, kegiatan belajar mengajar masih dilaksanakan seperti biasa sambil menunggu instruksi lebih lanjut dari Dinas Pendidikan. Pada tanggal tersebut, pihak sekolah juga tetap akan melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka.
Sementara itu, dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas di lingkungan sekolah, Kasat Binmas mengimbau para guru untuk senantiasa melakukan pemantauan terhadap aktivitas siswa, baik selama berada di lingkungan sekolah maupun ketika berada di luar sekolah.
Pihak sekolah juga diminta meningkatkan komunikasi dengan para orang tua atau wali murid, khususnya dalam melakukan pengecekan keberadaan siswa setelah kegiatan belajar mengajar selesai. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan para siswa langsung kembali ke rumah dan berada di lingkungan keluarga masing-masing.
Kasat Binmas turut menyampaikan informasi mengenai rencana kegiatan penyampaian pendapat atau unjuk rasa pada 17 September 2026. Para siswa diimbau agar tidak ikut terlibat dalam kegiatan tersebut dan tetap fokus menjalankan kewajibannya sebagai pelajar.
“Tugas siswa adalah belajar, belajar, dan belajar,” menjadi salah satu penekanan yang disampaikan kepada pihak sekolah dan para pelajar agar tetap fokus pada pendidikan serta tidak mudah terpengaruh oleh kegiatan yang dapat mengganggu proses belajar.
Selain itu, para siswa diingatkan agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya, khususnya berita hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan maupun permasalahan di tengah masyarakat.
Pihak sekolah juga diminta meningkatkan pengawasan guna mencegah terjadinya tawuran antarpelajar serta berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya yang dapat membahayakan keselamatan siswa maupun mengganggu keamanan lingkungan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan pentingnya sinergi antara Kepolisian, pihak sekolah, guru, orang tua, dan para siswa dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.
“Komunikasi dan koordinasi secara aktif antara Kepolisian, pihak sekolah dan orang tua merupakan bagian penting dalam melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi permasalahan di lingkungan pelajar,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo menyampaikan bahwa kegiatan sambang dan komunikasi dengan pihak sekolah merupakan salah satu bentuk kehadiran Kepolisian dalam membangun hubungan yang harmonis dengan lingkungan pendidikan.
“Melalui komunikasi yang baik dan berkesinambungan, diharapkan upaya pembinaan terhadap pelajar, pencegahan kenakalan remaja, serta pemeliharaan situasi Kamtibmas di lingkungan sekolah dapat berjalan secara optimal,” ungkapnya.
Pada akhir kegiatan, pihak sekolah menyatakan kesiapan untuk mendukung program pendampingan Bapak/Kakak Asuh serta terus menjalin komunikasi dengan pihak Kepolisian dalam rangka pembinaan dan pemeliharaan Kamtibmas di lingkungan sekolah.
Pihak sekolah juga diimbau apabila membutuhkan kehadiran maupun bantuan Kepolisian agar segera menghubungi Bhabinkamtibmas, Kepolisian terdekat, atau Call Center Polri 110.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)








