Menu

Otomatis

TNI & Polri

Deteksi Dini untuk Menjaga Masa Depan Anak, Polda Metro Jaya Inisiasi Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar di Sekolah

badge-check

Deteksi Dini untuk Menjaga Masa Depan Anak, Polda Metro Jaya Inisiasi Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar di Sekolah Perbesar

JAKARTA — Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri menekankan pentingnya mengenali potensi persoalan di kalangan pelajar sebelum berkembang dan mengganggu masa depan mereka. Penekanan itu disampaikan saat menggagas Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar di Balai Sarbini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2026).

Pencegahan sejak dini berarti tidak menunggu perundungan berulang, perselisihan berkembang menjadi kekerasan, ataupun ajakan tawuran berujung pada jatuhnya korban. Informasi awal mengenai risiko tersebut perlu menjadi perhatian agar langkah perlindungan dapat dilakukan sebelum keselamatan anak terancam.

“Yang kita bangun melalui program ini adalah sistem pencegahan sejak dini agar anak-anak kita tidak masuk situasi yang bisa merugikan masa depannya,” kata Komjen Pol. Asep Edi Suheri.

Untuk mendukung upaya tersebut, Kapolda meminta personel memahami karakter lingkungan sekolah dan dinamika yang dihadapi para siswa. Apabila terdapat informasi mengenai kegiatan yang berpotensi merugikan pelajar, pendampingan perlu ditingkatkan melalui koordinasi dengan sekolah dan orang tua.

Dalam pendekatan ini, mengenali persoalan merupakan langkah awal yang perlu diikuti tindakan sesuai kebutuhan anak. Edukasi mengenai risiko tindakan melanggar hukum, pembinaan, serta pendampingan diharapkan membantu pelajar memahami akibat dari suatu pilihan sebelum mereka terlibat lebih jauh.

Bagi keluarga, pencegahan yang dilakukan tepat waktu berarti menjaga kesempatan anak untuk tetap belajar, mengembangkan bakat, dan meraih cita-cita. Anak merupakan aset bangsa yang perlu dilindungi dan diberi kesempatan tumbuh dengan baik agar menjadi generasi unggul pada masa depan.

Kepedulian bersama menjadi penting karena potensi persoalan dapat muncul di sekolah, lingkungan pergaulan, maupun ruang digital. Orang tua, guru, masyarakat, dan kepolisian dapat mengambil peran dengan tidak mengabaikan informasi tentang perundungan, kekerasan, atau ajakan yang membahayakan anak, serta mengomunikasikannya kepada pihak yang dapat membantu.

Melalui Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar, upaya pencegahan diharapkan dapat berjalan lebih awal dan berkesinambungan. Kepentingan yang dijaga bukan hanya ketertiban hari ini, tetapi juga keselamatan anak dan kesempatan mereka untuk tumbuh menjadi generasi yang kelak membawa bangsa ini maju.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Cegah Balap Liar dan Tawuran Remaja, Koramil 02/Curug Gelar Patroli Malam

17 Sep 2026 - 13:05 WIB

Cegah Balap Liar dan Tawuran Remaja, Koramil 02/Curug Gelar Patroli Malam

Koramil 12/Rajeg Perkuat Budaya Kebersihan, Bersihkan Sampah

17 Sep 2026 - 13:04 WIB

Koramil 12/Rajeg Perkuat Budaya Kebersihan, Bersihkan Sampah

Serka Suhardi Hadiri Peresmian Kawasan Ekonomi Kreatif Desa Tanjung Anom

17 Sep 2026 - 13:02 WIB

Serka Suhardi Hadiri Peresmian Kawasan Ekonomi Kreatif Desa Tanjung Anom

Kedepankan Pendekatan Humanis, Polri Kawal Aksi Unjuk Rasa di Menara Batavia

17 Sep 2026 - 12:57 WIB

Kedepankan Pendekatan Humanis, Polri Kawal Aksi Unjuk Rasa di Menara Batavia

Utamakan Humanisme, Polri Berikan Pelayanan Pengamanan Aksi Mahasiswa di Kemendikti Saintek

17 Sep 2026 - 12:55 WIB

Utamakan Humanisme, Polri Berikan Pelayanan Pengamanan Aksi Mahasiswa di Kemendikti Saintek
Trending di TNI & Polri