Jakarta Pusat – Kapolsek Cempaka Putih Kompol Pengky Sukmawan, bersama jajaran melaksanakan sambang anjangsana dalam rangka program Bapak Asuh di SMK Cempaka, Jalan Cempaka Putih Barat XXI, Kelurahan Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti Wakapolsek Cempaka Putih, Kanit Binmas, serta personel yang tergabung dalam program Pendamping Sekolah/Bapak Asuh.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolsek berkoordinasi dengan Kepala SMK Cempaka, Solehan, dan Guru BK, Shafira Tejaningsih, terkait pembinaan serta pengawasan siswa, khususnya dalam mengantisipasi keterlibatan pelajar dalam kegiatan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
Koordinasi juga membahas rencana kegiatan pada Kamis, 24 September 2026. Pihak sekolah diminta memberikan perhatian dan pendampingan kepada siswa agar tidak mudah terprovokasi atau mengikuti ajakan yang dapat membawa mereka ke dalam situasi yang berisiko.
Sebagai langkah pencegahan, pihak sekolah menyepakati penambahan kegiatan positif setelah jam belajar, di antaranya pertandingan futsal. Siswa juga direncanakan mengikuti salat Magrib berjamaah sebelum dipulangkan. Informasi mengenai penyesuaian kegiatan tersebut akan disampaikan pihak sekolah kepada orang tua siswa.
Kapolsek juga menjelaskan tujuan program Bapak Asuh yang berjalan di SMK Cempaka, yakni memperkuat komunikasi antara kepolisian, sekolah, siswa, dan orang tua dalam mencegah kenakalan remaja serta berbagai tindakan yang dapat berujung pada pelanggaran hukum.
Selain itu, pihak sekolah didorong memanfaatkan forum komunikasi yang tersedia untuk mendukung keamanan dan ketertiban siswa selama proses belajar mengajar. Kepolisian dan pihak sekolah juga melakukan pertukaran informasi mengenai perkembangan siswa di dalam maupun di luar lingkungan sekolah, termasuk sebagai langkah pencegahan tawuran pelajar dan perundungan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan program Bapak Asuh merupakan bentuk pendekatan kepolisian yang mengedepankan pembinaan dan komunikasi dengan lingkungan pendidikan.
“Pembinaan pelajar membutuhkan sinergi antara kepolisian, sekolah dan orang tua. Melalui program Bapak Asuh, kami ingin membangun komunikasi yang baik sehingga potensi kenakalan remaja maupun tindakan yang melanggar hukum dapat dicegah sejak dini,” ujar Kombes Pol Reynold.
Sementara itu, Kapolsek Cempaka Putih Kompol Pengky Sukmawan, menegaskan pihaknya akan terus melakukan pendampingan dan koordinasi dengan sekolah.
“Kami mengajak pihak sekolah untuk bersama-sama memberikan pendampingan kepada para siswa. Kegiatan positif di lingkungan sekolah diharapkan dapat menjadi ruang bagi siswa untuk menyalurkan energi dan aktivitasnya secara aman, sekaligus menghindari ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” kata Kompol Pengky.
Kapolsek juga meminta pihak sekolah menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara berkala kepada siswa melalui sarana yang tersedia di lingkungan sekolah. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman pelajar mengenai pentingnya menjaga ketertiban, menghindari tawuran, perundungan, serta berbagai bentuk pelanggaran hukum.
Polsek Cempaka Putih mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk turut mengawasi pergaulan anak-anak dan tetap waspada terhadap berbagai ajakan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Apabila mengetahui adanya tindak kejahatan atau gangguan kamtibmas, masyarakat dapat segera melapor ke Polsek Cempaka Putih atau menghubungi Layanan Polisi 110.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)








