Menu

Otomatis

TNI & Polri

Cegah Pelajar Terjerumus Aksi Kekerasan, Polisi Perkuat Pengawasan di SMK Al Makmur

badge-check

Cegah Pelajar Terjerumus Aksi Kekerasan, Polisi Perkuat Pengawasan di SMK Al Makmur Perbesar

Jakarta Pusat – Lingkungan sekolah menjadi salah satu ruang penting dalam membangun kesadaran hukum dan mencegah keterlibatan pelajar dalam aksi kekerasan. Hal ini menjadi perhatian Polsek Metro Menteng saat melaksanakan kegiatan Program FKPMS Polri Jaga Sekolah di SMK Al Makmur, Jalan Raden Saleh Raya Nomor 30, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan tersebut diisi dengan koordinasi bersama Kepala SMK Al Makmur, Dian Setiawan, M.Kom. Pertemuan ini melibatkan Pendamping Polisi Jaga Sekolah Ipda Freddy Marpaung, Wakil Pendamping Aiptu Mulyanto, serta Bhabinkamtibmas Cikini Aiptu Tafsipul.

Melalui pendekatan dialogis, petugas menyampaikan pesan kepada pihak sekolah dan para siswa agar bersama-sama menciptakan suasana belajar yang aman serta menjauhkan lingkungan pendidikan dari pengaruh kekerasan dan kenakalan remaja.

Para pelajar diingatkan untuk tidak terlibat tawuran, kerusuhan, maupun tindakan kekerasan. Kepolisian juga menegaskan bahaya membawa atau menguasai senjata tajam tanpa hak yang dapat berujung pada proses hukum dengan ancaman pidana hingga tujuh tahun penjara.

Selain itu, siswa diminta menjauhi penyalahgunaan narkoba, menghindari bergerombol dan konvoi, serta memilih pulang dengan tertib setelah menyelesaikan aktivitas sekolah.

Polisi turut mengingatkan agar para pelajar tidak mudah terprovokasi ajakan pihak luar, termasuk untuk mengikuti demonstrasi yang berpotensi mengarah pada kerusuhan atau pengrusakan fasilitas umum. Setiap ajakan kekerasan maupun penyalahgunaan narkoba diimbau segera dilaporkan kepada guru, orang tua, atau pihak berwajib.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menuturkan bahwa pencegahan kenakalan remaja membutuhkan keterlibatan aktif seluruh unsur pendidikan dan keluarga.

“Pembinaan tidak cukup hanya dilakukan ketika terjadi masalah. Komunikasi antara polisi, sekolah, dan orang tua harus terus dibangun agar potensi gangguan dapat dicegah sejak awal dan para siswa dapat fokus meraih prestasi,” ujar Braiel.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menekankan bahwa edukasi dan pencegahan dini menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung perkembangan generasi muda.

Program FKPMS Polri Jaga Sekolah diharapkan dapat memperkuat kemitraan antara kepolisian dan pihak sekolah, sekaligus menumbuhkan keberanian siswa untuk menolak ajakan kekerasan dan perilaku yang merugikan masa depan.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Polsek Metro Menteng Gandeng Pelajar SMK Al Makmur Raden Saleh Jaga Keamanan Lingkungan

23 Sep 2026 - 14:46 WIB

Polsek Metro Menteng Gandeng Pelajar SMK Al Makmur Raden Saleh Jaga Keamanan Lingkungan

Polisi Ingatkan Pengguna Jalan MH Thamrin Waspadai Pencurian Saat Menggunakan Ponsel

23 Sep 2026 - 14:45 WIB

Polisi Ingatkan Pengguna Jalan MH Thamrin Waspadai Pencurian Saat Menggunakan Ponsel

Polisi Perkuat Edukasi Pelajar SMKN 16 Jakarta Untuk Cegah Tawuran dan Provokasi

23 Sep 2026 - 14:44 WIB

Polisi Perkuat Edukasi Pelajar SMKN 16 Jakarta Untuk Cegah Tawuran dan Provokasi

Polisi Ingatkan Pelajar Yapermas, Jangan Terjebak Tawuran dan Provokasi Pihak Luar

23 Sep 2026 - 14:41 WIB

Polisi Ingatkan Pelajar Yapermas, Jangan Terjebak Tawuran dan Provokasi Pihak Luar

Kapolsek Metro Menteng Pimpin Kesiapan Pengamanan Aksi di Sinarmas Land Plaza

23 Sep 2026 - 14:40 WIB

Kapolsek Metro Menteng Pimpin Kesiapan Pengamanan Aksi di Sinarmas Land Plaza
Trending di TNI & Polri