Jakarta Pusat – Mencegah tawuran bukan hanya tentang menjaga keamanan, tetapi juga tentang menjaga masa depan generasi muda. Semangat tersebut menjadi bagian dari kegiatan Peningkatan Pencegahan Tawuran melalui Ngobrol Pintar Cegah Tawuran Angkatan IV Tahun 2026 yang digelar di RPTRA Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsubsektor Cempaka Mas Ipda Sriyadi, S.H., hadir bersama sejumlah unsur masyarakat untuk membangun komunikasi dan kepedulian bersama dalam mencegah tawuran serta berbagai bentuk kekerasan di kalangan pelajar dan remaja.

Dialog berlangsung terbuka dengan membahas sejumlah faktor yang dapat memicu tawuran, dampak negatif kekerasan bagi diri sendiri maupun lingkungan, serta pentingnya membangun pergaulan yang positif dan menyelesaikan persoalan tanpa kekerasan.
Turut hadir Sekretaris Kecamatan Kemayoran, moderator Arman, FKDM Kecamatan Kemayoran, para Ketua RT dan RW se-Kecamatan Kemayoran, Ketua Pokdarkamtibmas Casmadi, serta LMK se-Kecamatan Kemayoran. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud sinergi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi generasi muda.
Kapolsubsektor Cempaka Mas Ipda Sriyadi, S.H. mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menjadi bagian dari pencegahan tawuran, termasuk dengan tidak mudah terprovokasi dan berani mengingatkan lingkungan sekitar.
“Generasi muda adalah masa depan kita. Karena itu, mari kita jaga bersama. Jangan mudah terprovokasi dan jangan menyelesaikan persoalan dengan kekerasan. Komunikasi dan kepedulian harus kita bangun sejak dini,” ujar Sriyadi.
Kapolres Metro Jakarta Pusat KOMBES POL Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H. mengatakan, pencegahan tawuran membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, tidak hanya kepolisian.
“Menjaga generasi muda merupakan tanggung jawab bersama. Melalui komunikasi, edukasi, dan kepedulian lingkungan, kita dapat mencegah potensi kekerasan sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak dan remaja untuk tumbuh dalam lingkungan yang aman dan positif,” kata Reynold.
Sementara itu, Kapolsek Kemayoran Kompol Bambang Santoso, S.H., M.H. menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat pendekatan preventif dan membangun komunikasi dengan masyarakat.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami mengajak orang tua, tokoh masyarakat, lingkungan pendidikan, dan seluruh warga untuk bersama-sama menjaga generasi muda. Mencegah tawuran berarti menjaga masa depan mereka,” ujar Bambang.
Melalui kegiatan Ngobrol Pintar Cegah Tawuran, diharapkan terbangun komunikasi yang semakin kuat antara kepolisian dan masyarakat sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)








