Menu ✖

Otomatis

TNI & Polri

Jaga Warisan Budaya di Tapal Batas, Yonarmed 13/Nanggala Dukung Festival Budaya Perbatasan 2026

badge-check

Jaga Warisan Budaya di Tapal Batas, Yonarmed 13/Nanggala Dukung Festival Budaya Perbatasan 2026 Perbesar

KAPUAS HULU — Upaya memperkuat kebersamaan sekaligus menjaga kelestarian kearifan lokal di wilayah perbatasan terus dilakukan melalui kolaborasi antara TNI dan masyarakat. Hal tersebut tercermin dalam kehadiran Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad pada pembukaan Festival Budaya Perbatasan (FBP) 2026 di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu (19/9/2026).

Festival yang berlangsung selama tiga hari, 19–21 September 2026, tersebut menjadi ruang bagi masyarakat perbatasan untuk menampilkan sekaligus merawat beragam seni dan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 13/Nanggala, Letkol Arm Rokib Hanafi, S.Sos., M.M., hadir bersama Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan, S.H., M.H., unsur Forkopimda, serta para tokoh adat dan masyarakat perbatasan.

Prosesi pembukaan diawali dengan sambutan dari penyelenggara, Bupati Kapuas Hulu, dan perwakilan tokoh adat. Suasana semakin semarak ketika pembukaan festival ditandai secara simbolis melalui pemukulan alat musik tradisional.

Berbagai kesenian khas masyarakat setempat turut mewarnai rangkaian acara, di antaranya pertunjukan alat musik petik Sape serta tarian tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya masyarakat di kawasan perbatasan.

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 13/Nanggala, Letkol Arm Rokib Hanafi, mengatakan bahwa kehadiran dan dukungan Satgas dalam Festival Budaya Perbatasan 2026 merupakan bagian dari pelaksanaan Pembinaan Teritorial (Binter), khususnya di bidang kebudayaan.

Menurutnya, keberagaman seni, tradisi, dan adat istiadat yang tumbuh di wilayah tapal batas merupakan bagian penting dari kekayaan bangsa yang perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Keberagaman seni dan adat istiadat di wilayah perbatasan merupakan kekayaan bangsa yang harus terus dijaga, dipelihara, dan dibanggakan,” demikian semangat yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. (Penkostrad).

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Arm Asep Hendra Budiana, S.H., M.M.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Ketua Umum PPAL Bersama Para Mantan Kasal Selaku Pembina PPAL Hadiri Peresmian KRI Sriwijaya-100

25 Sep 2026 - 06:08 WIB

Ketua Umum PPAL Bersama Para Mantan Kasal Selaku Pembina PPAL Hadiri Peresmian KRI Sriwijaya-100

Kapolda Bali: IAWP 2026 Jadi Momentum Perkuat Kerja Sama Polwan Antarnegara

25 Sep 2026 - 05:42 WIB

Kapolda Bali: IAWP 2026 Jadi Momentum Perkuat Kerja Sama Polwan Antarnegara

175 Personel Gabungan Disiapkan Amankan Aksi Hari Tani di Jakarta Pusat

25 Sep 2026 - 05:41 WIB

175 Personel Gabungan Disiapkan Amankan Aksi Hari Tani di Jakarta Pusat

Monitoring Sekolah Zona Merah, Polsek Johar Baru Ingatkan Pelajar Jauhi Narkoba dan Tawuran

25 Sep 2026 - 05:40 WIB

Monitoring Sekolah Zona Merah, Polsek Johar Baru Ingatkan Pelajar Jauhi Narkoba dan Tawuran

Sambangi Sekolah Zona Merah, Polsek Johar Baru Imbau Pelajar Tak Terprovokasi Aksi Demo

25 Sep 2026 - 05:39 WIB

Sambangi Sekolah Zona Merah, Polsek Johar Baru Imbau Pelajar Tak Terprovokasi Aksi Demo
Trending di TNI & Polri