Jakarta Pusat – Dalam rangka mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat serta menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, keselamatan, dan karakter positif sejak usia dini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Bali, Aiptu Beny Hidayat, melaksanakan kegiatan Pemolisian Masyarakat (Polmas) melalui program Polisi Sahabat Anak (Polsanak) dengan mengajar dan bermain bersama murid-murid PAUD Kejora, di Kampung Tangguh Jaya, Kelurahan Kampung Bali, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2026), pagi hari.
Kegiatan yang berlangsung di PAUD Kejora, Jalan Tanah Rendah Seberang I Nomor 43, RT 02/RW 03, Kelurahan Kampung Bali, tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan pembinaan dan edukasi kepada anak-anak usia dini. Melalui pendekatan yang humanis, ramah, dan menyenangkan, Bhabinkamtibmas memperkenalkan sosok polisi sebagai sahabat anak, pelindung, pengayom, serta penolong masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Beny Hidayat berinteraksi langsung dengan para murid melalui kegiatan belajar sambil bermain. Dengan senyum, sapaan hangat, komunikasi sederhana, dan pemberian apresiasi kepada anak-anak yang menunjukkan perilaku tertib dan baik, suasana penuh keakraban tercipta. Anak-anak diajak untuk mengenal polisi sebagai sosok yang bersahabat dan dapat memberikan pertolongan ketika menghadapi situasi yang membutuhkan bantuan.
Pengenalan sosok polisi sejak dini menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Anak-anak diberikan pemahaman bahwa ketika menghadapi situasi berbahaya, tersesat, atau membutuhkan pertolongan, mereka dapat meminta bantuan kepada orang tua, guru, maupun petugas kepolisian.
Selain memperkenalkan tugas kepolisian, Bhabinkamtibmas juga memberikan edukasi mengenai tertib berlalu lintas. Anak-anak dikenalkan pada arti warna lampu lalu lintas, pentingnya menyeberang jalan dengan aman melalui zebra cross apabila tersedia, penggunaan helm saat dibonceng sepeda motor, serta larangan bermain di jalan raya. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami dan diingat oleh anak-anak.
Edukasi juga diberikan mengenai kewaspadaan terhadap orang yang tidak dikenal dan pentingnya menjaga keselamatan diri. Anak-anak diajarkan agar tidak mengikuti ajakan orang asing tanpa izin orang tua atau guru, tidak menerima pemberian secara sembarangan, serta berani mengatakan tidak terhadap sentuhan yang membuat mereka merasa tidak nyaman. Mereka juga diarahkan untuk segera menjauh dan melapor kepada orang tua, guru, atau orang dewasa tepercaya apabila menghadapi situasi yang mengancam keselamatan.
Dalam upaya membentuk karakter positif, anak-anak turut diberikan pemahaman tentang antiperundungan atau anti-bullying dan pentingnya sopan santun. Mereka diajak untuk tidak memukul, mengejek, maupun menyakiti teman, serta membiasakan diri berbagi, saling menolong, menghargai perbedaan, dan mengucapkan kata “tolong”, “maaf”, serta “terima kasih” dalam kehidupan sehari-hari.
Bhabinkamtibmas juga menanamkan nilai cinta Tanah Air dan kedisiplinan melalui pembiasaan sederhana, seperti menghormati bendera Merah Putih, menaati aturan, membiasakan antre, menjaga kebersihan lingkungan, serta membuang sampah pada tempatnya. Melalui edukasi tersebut, diharapkan tumbuh kesadaran anak-anak untuk berperilaku tertib, bertanggung jawab, dan menghargai orang lain sejak usia dini.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mendukung upaya pembinaan masyarakat yang dilaksanakan jajaran kepolisian melalui pendekatan humanis dan edukatif. Program Polisi Sahabat Anak menjadi salah satu bentuk upaya mendekatkan Polri dengan generasi penerus bangsa sekaligus menanamkan pemahaman mengenai keamanan, keselamatan, kedisiplinan, dan perilaku positif sejak usia dini.
Sejalan dengan hal tersebut, Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Hendi Septiadi melalui jajaran Bhabinkamtibmas terus mendorong kegiatan pembinaan dan edukasi yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan. Kehadiran polisi di sekolah diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik dengan anak-anak, guru, dan orang tua, sekaligus memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak.
Melalui kegiatan Polmas dengan program Polisi Sahabat Anak di PAUD Kejora, diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan masyarakat. Anak-anak diharapkan dapat mengenal polisi sebagai sahabat yang siap membantu, memahami pentingnya menjaga keselamatan diri, menaati aturan, menghormati sesama, serta menerapkan perilaku disiplin dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung pembentukan generasi penerus bangsa yang berkarakter, berakhlak baik, peduli terhadap sesama, dan memiliki semangat cinta Tanah Air. Dengan pendekatan yang ramah dan menyenangkan, pesan-pesan kamtibmas dapat ditanamkan sejak dini sehingga tumbuh kesadaran bersama akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Dengan semangat Polisi Sahabat Anak, Polres Metro Jakarta Pusat melalui Polsek Metro Tanah Abang terus berupaya menghadirkan pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan pembinaan yang humanis demi mewujudkan lingkungan yang aman serta mendukung tumbuh kembang generasi muda Indonesia.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)








