Jakarta Pusat – Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Bali, Aiptu Beny Hidayat, melaksanakan kegiatan Pemolisian Masyarakat (Polmas) melalui pendampingan murid-murid PAUD Kejora Tanah Abang yang mengikuti Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PAUD se-Jakarta Pusat di Pasar Seni Ancol, Jakarta Utara, Selasa (13/10/2026), mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.
Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Beny Hidayat mendampingi para murid dari PAUD Kejora Tanah Abang menuju lokasi kegiatan Porseni. Acara yang diselenggarakan oleh pengurus Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Jakarta Pusat tersebut diisi dengan berbagai perlombaan yang mengedepankan kreativitas, keterampilan, kebersamaan, dan keceriaan anak-anak.

Sejumlah perlombaan yang diikuti antara lain mewarnai, memindahkan bola, memindahkan bendera, serta menempel origami. Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini merupakan bentuk pelaksanaan fungsi preemtif Polri melalui pendekatan yang ramah anak, sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian, tenaga pendidik, dan masyarakat.
Selain melakukan pendampingan, Aiptu Beny Hidayat juga memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana pengenalan tugas kepolisian sejak usia dini. Melalui pendekatan yang humanis dan komunikatif, anak-anak diajak mengenal polisi sebagai sahabat dan pelindung masyarakat yang siap membantu ketika mereka menghadapi kesulitan atau membutuhkan pertolongan.
Dalam pembinaan kepada anak-anak, pengenalan keselamatan menjadi salah satu hal penting. Anak-anak perlu diperkenalkan pada aturan dasar berlalu lintas, seperti mengenali arti lampu lalu lintas, menyeberang jalan dengan aman melalui tempat penyeberangan, menggunakan helm ketika dibonceng sepeda motor, serta tidak bermain di jalan raya.
Selain itu, anak-anak juga perlu dibekali pemahaman sederhana mengenai keselamatan diri. Mereka diajarkan agar tidak mengikuti orang yang tidak dikenal tanpa izin guru atau orang tua, tidak menerima pemberian dari orang asing tanpa sepengetahuan pendamping, serta segera meminta bantuan guru atau orang dewasa tepercaya apabila merasa terancam atau berada dalam situasi yang tidak aman.
Pengenalan sikap saling menghormati juga menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter anak. Anak-anak didorong untuk tidak melakukan perundungan, tidak menyakiti teman, mau berbagi, serta membiasakan diri mengucapkan kata “tolong”, “maaf”, dan “terima kasih”.
Nilai kedisiplinan dan cinta Tanah Air turut diperkenalkan melalui kebiasaan sederhana, seperti menaati aturan, menghormati bendera, menjaga kebersihan, dan membuang sampah pada tempatnya. Pembiasaan tersebut diharapkan dapat membantu membentuk karakter anak yang disiplin, peduli, dan bertanggung jawab.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung melalui jajaran kewilayahan terus mendorong kegiatan preemtif dan pendekatan humanis yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat, termasuk anak-anak usia dini. Pengenalan tugas kepolisian sejak dini diharapkan dapat membangun kepercayaan serta menumbuhkan pemahaman bahwa polisi hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Hendi Septiadi melalui Bhabinkamtibmas terus mengoptimalkan kegiatan Polmas dan pembinaan di lingkungan masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan. Sinergi antara kepolisian, guru, dan orang tua diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan yang aman, ramah anak, serta kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.
Melalui pendampingan dalam kegiatan Porseni PAUD ini, diharapkan anak-anak dapat mengikuti perlombaan dengan gembira sekaligus memperoleh pengalaman positif dalam mengenal sosok polisi. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai kedisiplinan, kepedulian, keselamatan diri, dan rasa cinta Tanah Air sejak usia dini.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)








