Jakarta Pusat — Polsek Johar Baru menggelar patroli kewilayahan Kerja Melayani Jakarta disertai razia stasioner pada Senin (19/10/2026) dini hari untuk mengantisipasi aksi begal, penyalahgunaan narkoba, kepemilikan senjata tajam, serta kejahatan jalanan lainnya.
Kegiatan dimulai pukul 01.13 WIB dengan melibatkan 10 personel Polsek Johar Baru dan satu anggota FKDM, dipimpin Aiptu Andri Gustaf selaku Ps. Panit Binmas. Razia stasioner dilaksanakan pukul 01.33–01.53 WIB di Jalan Kramat Jaya Baru, Kelurahan Johar Baru, Jakarta Pusat. Patroli menyusuri sejumlah ruas jalan, di antaranya Kramat Pulo Gundul, Kawi-Kawi Bawah, Rawa Selatan, Rawa Sawah, Pangkalan Asem, Letjen Suprapto, serta Tanah Tinggi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa patroli dan razia rutin merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan serta mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
“Peningkatan kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah potensi gangguan kamtibmas. Kami mengajak masyarakat untuk turut menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan,” ujar Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung.
Kapolsek Johar Baru Kompol Zakaria Said Al Jaidi, menambahkan bahwa pemeriksaan dalam razia dilakukan untuk mengantisipasi peredaran narkoba, kepemilikan senjata tajam, serta potensi kejahatan jalanan, termasuk pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C).
“Kami terus mengintensifkan patroli di titik-titik yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Melalui kegiatan Kerja Melayani Jakarta, kami berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga situasi wilayah Johar Baru tetap kondusif,” tegas Kompol Zakaria.
Kegiatan patroli dan razia stasioner berakhir pukul 02.45 WIB. Selama pelaksanaan, situasi wilayah hukum Polsek Johar Baru terpantau aman dan kondusif.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)








