Jakarta Pusat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah keterlibatan pelajar dalam kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, Kanit Binmas Polsek Metro Tanah Abang bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Bendungan Hilir melaksanakan kegiatan sambang dan monitoring siswa-siswi di SMK Dental Asisten Sekesal Hang Tuah Jakarta, Senin, 19 Oktober 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB hingga selesai tersebut berlangsung di SMK Dental Asisten Sekesal Hang Tuah Jakarta, Jalan Bendungan Jatiluhur Nomor 130, RW 03, Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kegiatan dilaksanakan oleh Kanit Binmas Polsek Metro Tanah Abang Kompol Ponco Ningsih, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Bendungan Hilir Aiptu Heri Murgianta. Dalam kunjungan tersebut, petugas bertemu dengan awakasis sekolah, Bapak Safwanudin, beserta para siswa-siswi untuk menyampaikan informasi dan imbauan terkait rencana kegiatan unjuk rasa pada 20 Oktober 2026.
Dalam kesempatan tersebut, petugas mengajak pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas para siswa, baik selama berada di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Para guru diharapkan terus memberikan pendampingan dan pemahaman kepada siswa agar tidak mudah terpengaruh ajakan pihak lain untuk mengikuti kegiatan unjuk rasa yang tidak sesuai dengan peran dan tanggung jawab mereka sebagai pelajar.
Petugas menegaskan bahwa prioritas utama para siswa adalah belajar, menuntut ilmu, serta mempersiapkan masa depan. Oleh karena itu, para pelajar diimbau untuk tetap fokus mengikuti kegiatan belajar mengajar dan tidak ikut-ikutan dalam kegiatan yang dapat membahayakan keselamatan diri maupun mengganggu ketertiban umum.
Selain itu, para siswa diingatkan agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya yang beredar melalui media sosial. Petugas mengimbau agar siswa tidak mudah percaya terhadap berita bohong atau hoaks yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Setiap informasi yang diterima hendaknya diperiksa terlebih dahulu melalui sumber yang dapat dipercaya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun memicu tindakan yang merugikan.
Dalam upaya mencegah kenakalan remaja, petugas juga mengingatkan agar para siswa menjauhi segala bentuk tawuran antarpelajar maupun tindakan lain yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Peran guru, orang tua, dan lingkungan masyarakat dinilai penting dalam memberikan pengawasan serta membangun karakter pelajar yang disiplin dan bertanggung jawab.
Petugas turut mengimbau agar setelah kegiatan belajar mengajar selesai, para siswa pulang dengan tertib dan memastikan keselamatan selama perjalanan. Orang tua atau anggota keluarga diharapkan dapat melakukan penjemputan apabila diperlukan serta memastikan siswa tiba di rumah dengan selamat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, dan orang tua dalam melindungi generasi muda dari berbagai potensi gangguan keamanan. Edukasi dan komunikasi yang baik diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelajar untuk mengutamakan pendidikan, menjaga perilaku, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Hendi Septiadi mendorong jajaran Binmas dan Bhabinkamtibmas untuk terus melakukan pendekatan secara humanis kepada lingkungan pendidikan. Melalui kegiatan sambang dan penyampaian imbauan kamtibmas, diharapkan tercipta suasana belajar yang aman dan kondusif serta terjalin komunikasi yang baik antara pihak sekolah dan kepolisian.
Pada kesempatan tersebut, para siswa dan pihak sekolah juga diimbau agar segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan. Masyarakat dapat menghubungi Bhabinkamtibmas setempat, Polsek Metro Tanah Abang, maupun Call Center Polri 110.
Melalui kegiatan sambang dan monitoring ini, Polsek Metro Tanah Abang berupaya memperkuat upaya pencegahan sejak dini, meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan pelajar, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.
Polri mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pihak sekolah dan orang tua, untuk bersama-sama menjaga generasi muda agar tetap fokus belajar, bijak bermedia sosial, serta terhindar dari tawuran dan kegiatan yang dapat membahayakan keselamatan.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)








