JAKARTA PUSAT – Polres Metro Jakarta Pusat terus berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah sekaligus memberikan solusi nyata bagi sosial-kemasyarakatan. Melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Petojo Utara, Aiptu Irvan Ahmad, program unggulan Kapolri “Polisi Peduli Pengangguran” sukses direalisasikan dengan menyalurkan seorang warga kurang mampu ke dunia kerja pada Senin (2/11/2026).
Langkah preventif yang humanis ini menyasar Rafli (21), warga Jalan Pembangunan 3 Dalam, RT 15/RW 01, Petojo Utara, Gambir. Rafli diketahui telah lulus sekolah namun tidak dapat melanjutkan kuliah karena kendala biaya. Akibat salah pergaulan di masa sekolah, ia sempat terlibat dalam aksi tawuran yang meresahkan warga.

Melihat potensi kerawanan kamtibmas dan tingginya angka pengangguran muda, Aiptu Irvan Ahmad bergerak cepat mengambil inisiatif. Polisi berkoordinasi dengan Ketua RW 01, Bapak Ashari, untuk mencari solusi terbaik bagi masa depan Rafli.
Peluang emas muncul saat Bhabinkamtibmas menjalin komunikasi dengan Kepala SPBU Ketapang di Jalan Zainul Arifin, Bapak Rizal. Pihak manajemen SPBU rupanya sedang membutuhkan tenaga kerja segera menyusul adanya karyawan yang mengundurkan diri. Melalui mediasi kepolisian, Rafli langsung diterima dan mulai bekerja sebagai operator SPBU Ketapang per hari ini.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., mengapresiasi aksi responsif anggotanya di lapangan. Program “Polisi Peduli Pengangguran” ini dinilai efektif menekan angka kriminalitas jalanan dan tawuran dengan cara menyibukkan para pemuda pada kegiatan produktif yang menghasilkan secara ekonomi.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di wilayah hukum Polsek Metro Gambir dan Polres Metro Jakarta Pusat dilaporkan dalam keadaan aman, kondusif, dan terkendali.








