Menu ✖

Otomatis

Kasus

Kepala Desa Garut Geruduk DPRD, Tuntut Kejelasan Kebijakan Dana Desa

badge-check

Kepala Desa Garut Geruduk DPRD, Tuntut Kejelasan Kebijakan Dana Desa Perbesar

Garut – Ratusan kepala desa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih Kabupaten Garut menggelar aksi di depan Gedung DPRD Garut, Senin (15/12/2025).

Aksi yang berlangsung tertib ini diikuti unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), serta kader PKK desa. Mereka menuntut kejelasan kebijakan pemerintah daerah yang dinilai semakin menekan roda pemerintahan desa.

“Kami akan terus melakukan tindak lanjut jika tuntutan tidak direalisasikan. Aspirasi desa harus benar-benar terakomodir,” ujar Ipan, koordinator aksi dari Desa Tanjungkarya, Kecamatan Samarang.

Tiga Tuntutan Prioritas Desa
Dalam orasinya, Ipan menyebut tiga tuntutan utama:

– Efisiensi anggaran dari Alokasi Dana Desa (ADD) yang berpotensi menghilangkan pos operasional desa.
– Dukungan kelembagaan desa, termasuk PKK yang dituntut menekan angka stunting dan mengelola posyandu.
– Operasional BPD, yang dinilai tidak sejalan dengan tuntutan peningkatan kinerja tanpa dukungan anggaran memadai.

Dana Desa Belum Cair
Selain itu, massa menyoroti belum cairnya Dana Desa Tahap II akibat kebijakan PMK Nomor 81 Tahun 2025. Akibatnya, sekitar 31 desa di Garut mengalami keterlambatan pencairan, sehingga pembangunan dan kegiatan desa terancam terhenti.

APDESI Merah Putih mendesak Bupati Garut dan DPRD segera berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar pencairan Dana Desa bisa direalisasikan.

Dorong Payung Hukum Program Nasional
Massa juga meminta regulasi daerah yang mengatur keterlibatan desa, BUMDes/BUMDesma, serta Koperasi Merah Putih Desa dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka menilai desa tidak boleh hanya dijadikan objek program nasional tanpa dasar hukum yang jelas.

Selain itu, tuntutan juga mencakup pengaturan tata kelola dan pemanfaatan lahan milik pemerintah pusat, daerah, maupun aset desa untuk mendukung Program Operasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Aksi Solidaritas untuk Aceh
Di sela aksi, massa melakukan penggalangan dana kemanusiaan bagi korban musibah di Aceh. Dana yang terkumpul mencapai lebih dari Rp5 juta.

Hingga berita ini diturunkan, massa masih bertahan di depan Gedung DPRD Garut menunggu hasil audiensi dengan pimpinan dewan. Mereka menegaskan akan terus mengawal tuntutan hingga lahir kebijakan yang berpihak pada desa dan masyarakat.
Kang Aden

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Janji Aktivasi IUP Berujung Wanprestasi? Kuasa Hukum Mahendra Ancam Tempuh Jalur Hukum

25 Sep 2026 - 10:56 WIB

Janji Aktivasi IUP Berujung Wanprestasi? Kuasa Hukum Mahendra Ancam Tempuh Jalur Hukum

H. Jaenudin Laporkan PT Mulia Sawit Agro Lestari, Diduga Serobot Lahan Kebun Karet Seluas 12 Hektare

21 Sep 2026 - 23:41 WIB

H. Jaenudin Laporkan PT Mulia Sawit Agro Lestari, Diduga Serobot Lahan Kebun Karet Seluas 12 Hektare

Polres Metro Jakarta Pusat Berhasil Gagalkan Peredaran 7,2 Kilogram Sabu

15 Sep 2026 - 09:14 WIB

Polres Metro Jakarta Pusat Berhasil Gagalkan Peredaran 7,2 Kilogram Sabu

Pengacara Muhammad Ari Pratomo Berharap Dua Terduga Pelaku Pembuat Konten Pornografi di Lingkungan Sekolah Segera Diproses Hukum

14 Sep 2026 - 19:05 WIB

Pengacara Muhammad Ari Pratomo Berharap Dua Terduga Pelaku Pembuat Konten Pornografi di Lingkungan Sekolah Segera Diproses Hukum

Peralihan Sertifikat HP 75 ke PFN ternyata tidak tercatat di BPN Jakarta Selatan

14 Sep 2026 - 13:25 WIB

Peralihan Sertifikat HP 75 ke PFN ternyata tidak tercatat di BPN Jakarta Selatan
Trending di Kasus