Jakarta Pusat – Upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat terus dilakukan Polda Metro Jaya melalui kegiatan *Subuh Keliling (Suling)* berjamaah di Masjid Jami’ Ahmad Yani, Jalan Lembang No. 56A, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (24/10/2026) dini hari.
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, bersama pejabat utama Polda Metro Jaya, jajaran Polres Metro Jakarta Pusat, personel Polsek Metro Menteng, serta pengurus masjid dan masyarakat setempat.

Kedatangan Kapolda Metro Jaya beserta rombongan disambut pengurus Masjid Jami’ Ahmad Yani. Selanjutnya, salat Subuh berjamaah dilaksanakan dengan imam Ustaz Muhammad Taufiq, M.Pd., dan diikuti kurang lebih 30 jamaah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih dekat antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan keagamaan. Kehadiran anggota kepolisian di tengah lingkungan masyarakat diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus mendorong partisipasi bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Mirzal Maulana, Wakapolsek Metro Menteng Kompol Samsul Bahri, serta Ketua DKM Masjid Jami’ Ahmad Yani, Ir. H. Bambang H. Rachmadi, M.H., bersama personel kepolisian dan pengurus masjid.
Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menyampaikan bahwa kegiatan Subuh Keliling merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjaga lingkungan yang aman dan tertib.
“Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, kami berharap komunikasi antara kepolisian dan masyarakat semakin erat. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh elemen masyarakat,” ujar AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah.
“Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk menjalin silaturahmi dan mendengarkan aspirasi masyarakat. Sinergi yang kuat dengan tokoh agama serta seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam mewujudkan Jakarta Pusat yang aman, damai, dan kondusif,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, jajaran kepolisian berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh, sehingga upaya memelihara kamtibmas dapat berjalan secara berkelanjutan dengan dukungan masyarakat.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)








