Kodam Jaya, Tigaraksa – Kodim 0510/Tigaraksa menggelar kegiatan Sistem Perencanaan dan Pengendalian Pembinaan Teritorial (Sisrendal Binter) Tahun Anggaran 2026 di Aula Dharmawangsa Makodim 0510/Tigaraksa, Senin (6/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyelaraskan program pembinaan teritorial TNI AD dengan kebijakan pemerintah daerah guna memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Kegiatan mengusung tema “Menyelaraskan Sisrendal Binter dengan Program Pemerintah Daerah dalam Rangka Menciptakan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang Tangguh Guna Kemanunggalan TNI-Rakyat.
” Sebanyak 40 personel Babinsa dan unsur pendukung mengikuti kegiatan yang menghadirkan pembekalan mengenai perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembinaan teritorial.
Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Inf Yudho Setyono, S.H., melalui Kasdim Mayor Inf Windar Sanur, menegaskan bahwa pembinaan teritorial harus mampu mengikuti dinamika pembangunan daerah dan kebutuhan masyarakat. Karena itu, aparat kewilayahan dituntut memiliki kemampuan menyusun perencanaan yang terukur sekaligus membangun koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
”Babinsa merupakan ujung tombak TNI AD di wilayah. Profesionalisme, kemampuan berkomunikasi, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan ketahanan wilayah yang kuat,” ujar Mayor Inf Windar Sanur.
Menurutnya, Sisrendal Binter tidak hanya menjadi agenda evaluasi tahunan, tetapi juga forum untuk menyamakan persepsi seluruh aparat teritorial agar pelaksanaan program Binter semakin efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain pengarahan dari Kodim 0510/Tigaraksa, kegiatan juga menghadirkan Pabanda Puanter Sterdam Jaya Mayor Inf Abduh. Ia menilai sistem perencanaan dan pengendalian menjadi fondasi penting agar seluruh program pembinaan teritorial berjalan sesuai sasaran serta dapat diukur keberhasilannya.
”Sinkronisasi antara program TNI AD dengan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan pembinaan teritorial. Melalui Sisrendal Binter, seluruh aparat kewilayahan diharapkan memiliki pola pikir dan langkah kerja yang sama sehingga setiap program mampu mendukung ketahanan wilayah serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” kata Mayor Inf Abduh.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga menerima materi teknis dari Pasi Ter Kodim 0510/Tigaraksa Kapten Inf Ali Maskuri, S.E., M.H. Materi yang disampaikan mencakup mekanisme penyusunan rencana kegiatan, pelaksanaan program, sistem pengendalian, hingga evaluasi pembinaan teritorial sebagai bagian dari peningkatan kualitas tugas aparat kewilayahan.
Melalui Sisrendal Binter TA 2026, Kodim 0510/Tigaraksa berharap seluruh Babinsa mampu mengimplementasikan hasil pembekalan di wilayah binaan masing-masing. Dengan perencanaan yang lebih terarah dan evaluasi yang berkelanjutan, pembinaan teritorial diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis serta mampu mendukung terciptanya stabilitas keamanan, ketahanan wilayah, dan pembangunan daerah secara berkesinambungan.
Sumber Kodim 0510/Tigaraksa









