JAKARTA TIMUR — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 SMK Negeri 67 Jakarta yang jatuh pada 28 Oktober 2026, Komite Sekolah SMKN 67 Jakarta menggelar kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (21/10/2026) pagi di aula sekolah, Jalan Telaga No. 25, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, tersebut menargetkan partisipasi 100 pendonor.
Peserta yang disasar meliputi siswa, guru, orang tua murid, warga sekitar, serta masyarakat umum. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan hari jadi sekolah yang mengedepankan nilai kemanusiaan dan semangat berbagi.

Ketua Komite Sekolah SMKN 67 Jakarta, Nur Aisah, mengatakan bahwa donor darah dipilih sebagai kegiatan sosial yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama pasien yang membutuhkan transfusi darah.
Menurutnya, peringatan HUT ke-7 sekolah mengusung semangat kepahlawanan. Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti pada simbol atau seremoni, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata yang bermanfaat bagi orang lain.
“Dalam rangka ulang tahun sekolah yang ke-7, kami ingin mengajak warga sekolah dan komite untuk memberikan sesuatu yang bisa bermanfaat bagi sesama. Tidak harus selalu berupa materi, tetapi juga bisa melalui donor darah dan doa agar sekolah terus berkembang serta meningkatkan kualitas pendidikan,” ujar Nur Aisah.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda berkelanjutan dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara komite sekolah, pihak sekolah, pemerintah, organisasi sosial, dan masyarakat.
Camat Pasar Rebo Dukung Gerakan Donor Darah
Camat Pasar Rebo, Mujiono, S.Pd., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Komite SMKN 67 Jakarta yang menggelar kegiatan donor darah bagi masyarakat.
Ia menilai kegiatan tersebut memiliki nilai kemanusiaan yang tinggi karena membantu mendukung ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan. Mujiono juga menyatakan dukungannya terhadap kemungkinan penyelenggaraan donor darah secara rutin melalui koordinasi dengan pihak terkait.
Dukungan pemerintah wilayah dinilai penting untuk memperluas jangkauan kegiatan sosial sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.
RSUI Depok Ingatkan Pentingnya Ketersediaan Stok Darah
Perwakilan Unit Pelayanan Darah (UPD) RSUI Depok, Basuki Toto Djumadiono, menjelaskan bahwa kebutuhan darah merupakan bagian penting dari pelayanan kesehatan. Ketersediaan stok harus terus dijaga agar pasien yang membutuhkan transfusi dapat memperoleh penanganan sesuai kebutuhan medis.
Ia mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam kegiatan donor darah, termasuk partisipasi dari kalangan pendidikan.
“Darah yang disumbangkan masyarakat sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan. Kita tidak pernah tahu siapa yang akan menerima darah tersebut, tetapi melalui donor darah kita bisa membantu menyelamatkan kehidupan orang lain,” kata Basuki.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak takut mendonorkan darah selama memenuhi persyaratan kesehatan dan mengikuti prosedur yang ditetapkan petugas medis.
Menurutnya, kegiatan donor darah di lingkungan sekolah dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menumbuhkan kebiasaan berbagi melalui aksi kemanusiaan.
Sekolah Ingin Donor Darah Berlanjut
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMKN 67 Jakarta, Budi Dermawan, yang mewakili Kepala Sekolah Martha Lina Nababan, S.Pd., mengatakan kegiatan donor darah tersebut merupakan pelaksanaan perdana di lingkungan sekolah.
Ia menyebut kegiatan ini lahir dari kerja sama antara sekolah dan komite dalam menghadirkan program sosial yang positif untuk memperingati HUT ke-7.
“Ini merupakan kegiatan donor darah pertama di sekolah kami. Melihat manfaatnya bagi masyarakat, kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan kembali pada bulan-bulan berikutnya,” ujar Budi.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memberikan pengalaman sosial bagi siswa agar memahami pentingnya kepedulian terhadap sesama. Dengan terlibat dalam kegiatan kemanusiaan, siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan di kelas, tetapi juga belajar menerapkan nilai solidaritas dalam kehidupan sehari-hari.
Kelurahan Pekayon Dorong Sekolah Lain Ikut Berpartisipasi
Sekretaris Kelurahan Pekayon, Karwadi, S.E., M.A., yang mewakili Lurah Pekayon Akhmad Bakri, S.AP., mengapresiasi pelaksanaan donor darah tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan bahwa lingkungan pendidikan dapat mengambil peran aktif dalam membantu masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan kesehatan.
Karwadi berharap langkah SMKN 67 Jakarta dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk mengadakan kegiatan serupa.
“Ini merupakan bentuk kepedulian kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Mudah-mudahan kegiatan donor darah ini bisa menjadi contoh bagi sekolah lain agar aksi kemanusiaan seperti ini terus digalakkan,” tuturnya.
Ia juga menyatakan kesiapan untuk mendukung koordinasi kegiatan sejenis di wilayah Pasar Rebo bersama pihak kecamatan.
GBNI Jakarta Timur Perkuat Kolaborasi Kemanusiaan
Ketua Gerakan Bela Negara Indonesia (GBNI) Jakarta Timur, Rahmawaty, mengatakan kolaborasi dengan SMKN 67 Jakarta merupakan kesempatan untuk memperluas gerakan kepedulian masyarakat melalui donor darah.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong warga sekitar dan masyarakat dari wilayah lain untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial.
Rahmawaty menuturkan bahwa aktivitas kemanusiaan yang dijalankannya bersama berbagai pihak tidak hanya mencakup donor darah, tetapi juga santunan bagi pasien talasemia serta kunjungan kepada pasien kanker dan penderita kelainan darah lainnya.
Ia berharap publikasi kegiatan ini dapat meningkatkan empati masyarakat sekaligus mendorong lebih banyak orang untuk membantu sesama sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Bukan Sekadar Perayaan Ulang Tahun
Peringatan HUT ke-7 SMKN 67 Jakarta melalui kegiatan donor darah menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara sekolah dan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya gotong royong serta meningkatkan kepedulian terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat.
Dengan target 100 pendonor, panitia berharap partisipasi berbagai kalangan dapat membantu mendukung ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan.
Bagi Komite SMKN 67 Jakarta, kegiatan ini juga menjadi langkah untuk membuktikan bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, organisasi sosial, dan masyarakat dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas.
Semangat berbagi yang diusung dalam peringatan HUT ke-7 tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi berkembang menjadi gerakan kemanusiaan yang terus berlanjut.








