Pasuruan – Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., meresmikan Jembatan Garuda Merah Putih yang berlokasi di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Selasa (3/11/2026). Peresmian tersebut dilaksanakan bersama prajurit Batalyon Zeni Tempur 10/JP/2 Kostrad sebagai wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat.
Kedatangan Pangdivif 2 Kostrad disambut hangat oleh Komandan Yonzipur 10/JP/2 Kostrad, Letkol Czi Amito Surya Mutiara, S.I.P., M.I.P., bersama jajaran TNI-Polri, Forkopimda, unsur pendidikan, serta masyarakat setempat. Suasana penyambutan semakin semarak dengan penampilan tarian tradisional khas Pasuruan yang dibawakan oleh siswi terbaik SMK Negeri 1 Gempol.

Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih merupakan bagian dari pelaksanaan arahan Presiden dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi rakyat. Selain peresmian, kegiatan tersebut juga diisi dengan pembagian paket sembako kepada anak-anak sekolah dan warga sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan masyarakat.
Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Pangdivif 2 Kostrad sebagai simbol resmi difungsikannya jembatan tersebut. Momen bersejarah ini disaksikan oleh para perwira, tokoh masyarakat, siswa-siswi SMK Negeri 1 Gempol, serta warga Desa Kepulungan.
Dalam sambutannya, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda bukan sekadar menghadirkan sarana penghubung, tetapi juga merupakan wujud kepedulian TNI AD terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah akses menuju fasilitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta mendukung aktivitas perekonomian warga Desa Kepulungan dan wilayah sekitarnya.
“TNI akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan membantu sesuai kemampuan yang kami miliki. Kami ingin prajurit Kostrad tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas pertahanan negara, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitarnya,” ungkap Pangdivif 2 Kostrad.
Pangdivif 2 Kostrad juga berpesan agar seluruh masyarakat turut menjaga dan merawat Jembatan Garuda Merah Putih sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan, baik oleh masyarakat saat ini maupun generasi mendatang.
Peresmian Jembatan Garuda Merah Putih ini menjadi bukti nyata bahwa pengabdian TNI tidak hanya diwujudkan melalui tugas pertahanan negara, tetapi juga melalui karya nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, Kostrad terus berkomitmen hadir sebagai bagian dari solusi dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat serta mendukung pembangunan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat. (Penkostrad).
Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Arm Asep Hendra Budiana, S.H., M.M








