Jakarta Pusat — Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Pusat mengamankan tiga pelajar beserta satu unit sepeda motor dan tiga telepon seluler saat melakukan patroli di wilayah Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026) malam.
Selain mengamankan tiga pelajar, petugas juga menemukan dan mengamankan dua bilah senjata tajam jenis celurit yang tergeletak di jalan kawasan Traffic Light (TL) Harmoni.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, kegiatan patroli dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan mengantisipasi gangguan kamtibmas, termasuk tawuran pelajar dan aksi kejahatan jalanan.
“Patroli ini merupakan upaya preventif dan respons cepat Polri dalam menjaga keamanan masyarakat, khususnya pada malam hari. Setiap laporan masyarakat kami tindak lanjuti dan kami lakukan penyisiran di lokasi-lokasi yang dinilai rawan,” ujar Reynold.
Kegiatan patroli yang dipimpin Aiptu Ali Widodo tersebut melibatkan satu tim Patroli Perintis Presisi dengan kekuatan 11 personel dan tujuh kendaraan roda dua.
Patroli awalnya dilakukan setelah tim menerima laporan masyarakat terkait adanya tawuran pelajar di Jalan Samanhudi. Saat petugas tiba di lokasi, tawuran telah bubar dan situasi telah ditangani oleh personel Polsek bersama jajaran Reskrim.
Petugas kemudian melanjutkan penyisiran ke sejumlah wilayah Jakarta Pusat. Saat melintas di kawasan TL Harmoni, petugas menemukan dua bilah celurit yang tergeletak di jalan dan langsung mengamankannya.
Penyisiran kemudian dilanjutkan ke sekitar kawasan Istiqlal. Di lokasi tersebut, petugas mendapati sekelompok remaja yang menggunakan lima sepeda motor dengan masing-masing kendaraan ditumpangi tiga orang.
Petugas kemudian melakukan pengejaran hingga berhasil mengamankan satu sepeda motor beserta tiga pelajar. Dari hasil pemeriksaan awal, petugas turut mengamankan tiga unit telepon seluler dari kelompok tersebut.
Ketiga pelajar yang diamankan masih berusia 16 hingga 17 tahun dan tercatat sebagai siswa SMKN 1 Jakarta.
Selanjutnya, ketiga pelajar beserta barang bukti berupa satu unit sepeda motor, tiga telepon seluler, dan dua bilah celurit dibawa ke Mako Polres Metro Jakarta Pusat untuk diserahkan kepada piket Reskrim guna menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
“Terhadap para pelajar yang diamankan, kami serahkan kepada fungsi Reskrim untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami juga mengimbau kepada para orangtua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari,” kata Reynold.
Reynold menegaskan, Polres Metro Jakarta Pusat akan terus meningkatkan patroli di sejumlah titik yang dinilai rawan untuk mencegah terjadinya tawuran maupun gangguan keamanan lainnya.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Apabila menemukan adanya potensi tawuran atau gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” ujar Reynold.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)








