Jakarta Pusat — Polisi mengimbau sejumlah anak sekolah yang masih nongkrong di sekitar Taman Jalan Bonang, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, agar segera pulang ke rumah dan menghindari aktivitas yang dapat memicu gangguan keamanan.
Imbauan tersebut disampaikan Kapolsubsektor Pegangsaan Aiptu Rudiyanto saat melakukan pemantauan wilayah pada Selasa (6/10/2026)

Dalam kesempatan itu, polisi mengajak para pelajar untuk tidak berlama-lama nongkrong dan mengingatkan bahwa orang tua telah menunggu mereka di rumah. Para pelajar juga diberikan pesan kamtibmas agar menjauhi tawuran, kekerasan serta tidak mudah terpengaruh untuk mengikuti kegiatan yang berpotensi berujung pada tindakan anarkis dan pengrusakan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, langkah preventif dan pendekatan humanis kepada pelajar terus dilakukan untuk mencegah mereka terlibat dalam berbagai bentuk gangguan kamtibmas.
“Kami mengedepankan pencegahan dengan memberikan edukasi dan imbauan kepada para pelajar. Jangan sampai waktu dan lingkungan pergaulan membawa mereka ke dalam tawuran, kekerasan maupun tindakan anarkis. Kami mengajak para pelajar untuk segera pulang dan melakukan kegiatan yang positif,” ujar Reynold.
Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan peran bersama antara orang tua, sekolah, masyarakat dan para pelajar itu sendiri.
Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan bahwa personel di lapangan akan terus melakukan pemantauan terhadap lokasi-lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya pelajar, terutama pada waktu setelah jam sekolah.
“Kami mengimbau para pelajar untuk tidak nongkrong hingga larut dan tidak mudah terprovokasi atau ikut-ikutan dalam kegiatan yang dapat mengarah pada kekerasan dan tindakan anarkis. Pulang ke rumah adalah pilihan yang lebih aman karena orang tua menunggu dan menjaga mereka,” kata Braiel.
Braiel juga mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan dan komunikasi dengan anak-anaknya, khususnya setelah jam sekolah. Menurutnya, perhatian keluarga menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah keterlibatan pelajar dalam tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)








