Jakarta Pusat – Polsek Cempaka Putih terus mengintensifkan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui program Jaga Jakarta On The Spot. Kegiatan yang mengedepankan dialog langsung dengan warga tersebut digelar pada Selasa (7/7/2026) di Jalan Rawasari Timur RT 007/RW 002, Kelurahan Cempaka Putih Timur, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Kegiatan dipimpin oleh Wakapolsek Cempaka Putih AKP Moh. Winarto, didampingi Kapolsubsektor Ahmad Yani Aiptu Prayogo serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Cempaka Putih Timur Aiptu Wisnu Saputra, Turut hadir Ketua RW 002, Ketua RT, dan warga setempat yang berdiskusi mengenai berbagai potensi kerawanan di lingkungan.

Dalam forum tersebut, kepolisian bersama masyarakat melakukan monitoring kondisi wilayah, bertukar informasi guna mendukung deteksi dini dan pencegahan dini terhadap gangguan kamtibmas, serta melakukan pendataan warga pendatang. Warga juga diingatkan agar setiap tamu yang menginap lebih dari 1×24 jam wajib melapor kepada pengurus RT atau RW sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.
Wakapolsek Cempaka Putih juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk gangguan kamtibmas, mulai dari keributan warga, tawuran remaja yang dipicu media sosial, hingga maraknya pencurian kendaraan bermotor. Untuk itu, warga didorong mengaktifkan kembali siskamling, meningkatkan patroli lingkungan pada jam-jam rawan, menerapkan sistem satu pintu (one gate system), serta memasang kamera pengawas (CCTV) di lingkungan permukiman.
Selain itu, orang tua diimbau agar lebih memperhatikan aktivitas dan pergaulan anak-anak, baik di dunia nyata maupun media sosial, sehingga tidak mudah terpengaruh ajakan yang berpotensi mengarah pada aksi tawuran maupun pelanggaran hukum lainnya.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan bahwa keamanan lingkungan akan terwujud apabila kepolisian dan masyarakat berjalan beriringan dalam menjaga situasi kamtibmas.
“Program Jaga Jakarta On The Spot merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Melalui komunikasi dan kolaborasi yang baik, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat dideteksi sejak dini sehingga dapat dicegah sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar,” ujar Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.
Sementara itu, Kapolsek Cempaka Putih Kompol Pengky Sukmawan menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat kegiatan sambang dan dialog bersama warga sebagai bagian dari strategi pemeliharaan keamanan wilayah.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus peduli terhadap lingkungan sekitar. Jangan ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas. Sinergi antara warga dan Polri menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” kata Kompol Pengky Sukmawan.
Polsek Cempaka Putih mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap berbagai bentuk tindak kejahatan dan gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing. Apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat diminta segera melapor ke Polsek Cempaka Putih, menghubungi Bhabinkamtibmas setempat, atau melalui Layanan Polisi 110 yang siap menerima laporan dan memberikan pelayanan selama 24 jam.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)









