Jakarta Pusat – Kebahagiaan dan keharuan menyelimuti sebuah keluarga ketika seorang anak yang sempat hilang akhirnya dapat kembali ke pelukan orang-orang tercinta. Di balik momen penuh haru tersebut, hadir kepedulian anggota Polri yang berupaya membantu mempertemukan kembali anak dengan keluarganya. Peristiwa ini menjadi gambaran nyata bahwa kehadiran polisi bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pertolongan dan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kepala SPKT Regu 3 Polsek Kemayoran, IPDA Frans Alberto Manurung, S.H., menunjukkan kepedulian humanis dengan membantu proses pertemuan anak yang hilang dengan keluarganya. Upaya tersebut menjadi bagian dari pelayanan kepolisian yang mengedepankan rasa kemanusiaan, kepedulian, dan kepekaan terhadap kesulitan yang dialami masyarakat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, KOMBES POL Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri harus dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk dalam situasi yang menyangkut keselamatan dan kebahagiaan keluarga.
“Bagi kami, tugas Polri bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir memberikan pertolongan ketika masyarakat membutuhkan. Membantu seorang anak kembali kepada keluarganya merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri selalu hadir, peduli, dan siap membantu dengan sepenuh hati,” demikian statemen yang dapat digunakan setelah dikonfirmasi kepada Kapolres.
Kapolsek Kemayoran, KOMPOL Bambang Santoso, S.H., M.H., CPHR, menyampaikan bahwa pelayanan yang humanis merupakan bagian penting dari pengabdian anggota Polri kepada masyarakat. Menurutnya, setiap persoalan yang dihadapi warga harus mendapatkan perhatian dan penanganan secara profesional, dengan tetap mengedepankan empati serta kepedulian.
“Kami mengingatkan seluruh anggota agar senantiasa mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan. Ketika masyarakat mengalami kesulitan, kehadiran anggota Polri diharapkan dapat memberikan rasa aman, ketenangan, dan solusi. Kami bersyukur apabila upaya yang dilakukan dapat membantu mempertemukan kembali anak dengan keluarganya, sehingga kebahagiaan dan ketenangan dapat kembali dirasakan,” demikian statemen yang dapat digunakan setelah dikonfirmasi kepada Kapolsek.
Bagi sebuah keluarga, kehilangan anak merupakan pengalaman yang dapat menimbulkan kecemasan dan kesedihan mendalam. Ketidakpastian mengenai keberadaan buah hati tentu menjadi beban emosional bagi orang tua. Karena itu, ketika anak akhirnya dapat kembali berkumpul bersama keluarga, momen tersebut menjadi kebahagiaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Kepedulian IPDA Frans Alberto Manurung, S.H., menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian memiliki sisi kemanusiaan yang begitu dekat dengan kehidupan masyarakat. Tindakan membantu sesama, sekecil apa pun, dapat memberikan arti besar bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)








