Jakarta Pusat – Upaya mencegah tawuran dan kenakalan remaja terus diperkuat melalui kolaborasi antara kepolisian dan lingkungan sekolah. Langkah tersebut dilakukan Polsek Metro Menteng melalui kegiatan sambang, penyetelan suara imbauan kamtibmas, serta koordinasi pembentukan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) di SMAN 117, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, 23 September 2026.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Cikini, Aiptu Tafsipul S., bersama Pendamping Sekolah SMAN 117, Ipda Wendi Eko S. Personel kepolisian menyampaikan edukasi kamtibmas sekaligus membangun komunikasi dengan pihak sekolah.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah penyetelan suara imbauan yang berisi ajakan kepada para siswa untuk mematuhi tata tertib sekolah, menjunjung persaudaraan, serta menaati hukum demi keselamatan dan masa depan mereka.
Dalam pesan tersebut, para pelajar diingatkan untuk tidak terlibat tawuran, kerusuhan, maupun kekerasan. Mereka juga diimbau tidak membawa atau menguasai senjata tajam tanpa hak, menjauhi penyalahgunaan narkoba, serta menghindari aktivitas bergerombol dan konvoi setelah jam sekolah.
Imbauan turut menekankan pentingnya melaporkan setiap ajakan kekerasan atau penyalahgunaan narkoba kepada guru, orang tua, maupun pihak berwajib. Para siswa juga diajak pulang dengan tertib dan menjaga keselamatan hingga tiba di rumah.
Selain memberikan edukasi, petugas berkoordinasi dengan Kepala SMAN 117, Agus Susilawati, M.Pd., serta guru bidang kesiswaan dan Bimbingan Konseling (BK) terkait rencana pembentukan FKPMS dan pelaksanaan Program Bapak Asuh Polri di lingkungan sekolah.
Dalam struktur FKPMS SMAN 117, Kepala Sekolah Agus Susilawati, M.Pd., ditunjuk sebagai ketua. Sementara itu, AKP Irawan Junaedi, selaku Kanit Binmas Polsek Metro Menteng, dipercaya sebagai wakil. Pendamping kegiatan terdiri dari Ipda Wendi Eko S. dan Aiptu Herey W., dengan Bhabinkamtibmas Cikini Aiptu Tafsipul S. sebagai liaison officer (LO)
Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, mengatakan bahwa pencegahan tawuran perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat.
“Sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga lingkungan penting untuk membentuk karakter dan masa depan generasi muda. Melalui FKPMS dan Program Bapak Asuh Polri, kami berharap komunikasi serta pengawasan terhadap potensi kenakalan remaja dapat semakin kuat,” ujar Braiel.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menekankan pentingnya pendekatan preventif dan edukatif dalam menjaga pelajar dari pengaruh kekerasan, narkoba, serta ajakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Kegiatan sambang dan koordinasi di SMAN 117 Cikini berlangsung aman dan kondusif. Kehadiran kepolisian di lingkungan pendidikan diharapkan dapat mendorong terciptanya suasana belajar yang aman, tertib, dan mendukung prestasi siswa.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)








