Jakarta Pusat — Polsek Johar Baru menggelar patroli kewilayahan Kerja Melayani Jakarta dan razia stasioner pada Sabtu (17/10/2026) dini hari untuk mengantisipasi begal, narkoba, senjata tajam, serta kejahatan jalanan.
Kegiatan yang dimulai pukul 01.00 WIB itu dipimpin Aiptu Sukirno selaku PS Panit I Samapta, dengan melibatkan 10 personel. Razia stasioner berlangsung pukul 01.30–02.00 WIB di Jalan Percetakan Negara II, dilanjutkan patroli menyusuri sejumlah ruas jalan di wilayah Johar Baru.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan, patroli rutin merupakan langkah preventif untuk menekan kriminalitas, khususnya pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C).
“Personel harus hadir di tengah masyarakat, terutama pada jam rawan, untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. Sinergi kepolisian dan masyarakat juga penting untuk menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif,” tegas Reynold.
Kapolsek Johar Baru Kompol Zakaria Said Al Jaidi menambahkan, razia dilakukan melalui pemeriksaan identitas pengendara dan muatan kendaraan guna mengantisipasi kepemilikan senjata berbahaya serta peredaran narkoba.
“Melalui patroli dan razia stasioner ini, kami berupaya meningkatkan kewaspadaan, mencegah tindak kriminalitas, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami juga mengajak warga berperan aktif menjaga kamtibmas serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan,” ujar Zakaria.
Patroli menyusuri Jalan Kramat Pulo Gundul, Kawi-Kawi Bawah, Kramat Jaya Baru, Percetakan Negara II dan Raya, Mardani Raya, Pangkalan Asem, Jalan Letjen Suprapto, hingga kawasan Tanah Tinggi sebelum kembali ke markas Polsek Johar Baru.
Kegiatan berakhir pukul 02.30 WIB. Selama pelaksanaan patroli dan razia stasioner, situasi di wilayah hukum Polsek Johar Baru terpantau aman dan kondusif.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)








