Jakarta Pusat – Kepolisian terus membangun kedekatan dengan kalangan pelajar melalui kegiatan sambang dan silaturahmi ke lingkungan sekolah. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari pendekatan humanis sekaligus langkah preventif untuk menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.
Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Gelora Aiptu Teguh Yuliyanto bersama Babinsa dengan melaksanakan kunjungan ke SMA Negeri 24 Jakarta, Jalan Lapangan Tembak, Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 14.10 WIB tersebut sekaligus menjadi sarana untuk menjalin komunikasi dan mempererat silaturahmi antara aparat keamanan dengan pihak sekolah.
Dalam kunjungan tersebut, Bhabinkamtibmas bersama Babinsa menyampaikan imbauan kepada pihak sekolah berkaitan dengan informasi mengenai rencana kegiatan unjuk rasa pada 24 September 2026 di sekitar Gedung DPR RI.
Melalui penyampaian imbauan tersebut, pihak Kepolisian mengajak pihak sekolah untuk memberikan pemahaman kepada seluruh pelajar agar tidak mudah terpengaruh atau terprovokasi oleh berbagai ajakan yang beredar, baik secara langsung maupun melalui media sosial.
Kepolisian juga mengingatkan bahwa setiap pelajar memiliki tanggung jawab utama untuk mengikuti proses pendidikan dengan baik. Masa sekolah merupakan kesempatan bagi generasi muda untuk menimba ilmu, mengembangkan kemampuan, menggali potensi diri, serta mempersiapkan masa depan.
Bhabinkamtibmas mengajak para siswa untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat. Para pelajar juga diharapkan dapat menjaga nama baik sekolah, keluarga, dan diri sendiri dengan menjauhi berbagai tindakan yang dapat merugikan masa depan.
Dalam kesempatan tersebut, para pelajar juga diingatkan untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Berbagai informasi yang diterima tidak seharusnya langsung dipercaya maupun disebarluaskan sebelum diketahui sumber dan kebenarannya.
Kepolisian mengajak para siswa menjadi generasi muda yang cerdas dalam memilah informasi, tidak mudah terprovokasi, serta mampu menggunakan media sosial sebagai sarana untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan kreativitas.
Selain itu, Bhabinkamtibmas mengingatkan pentingnya menjaga pergaulan dan menghindari tawuran antarpelajar. Setiap persoalan yang muncul di lingkungan pertemanan diharapkan dapat diselesaikan dengan komunikasi yang baik tanpa melakukan kekerasan.
Kegiatan sambang tersebut juga menjadi momentum bagi Kepolisian dan TNI untuk memperkuat sinergi dengan pihak sekolah. Komunikasi yang baik antara aparat keamanan, guru, orang tua, dan pelajar diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencegah berbagai potensi gangguan Kamtibmas.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa di lingkungan sekolah merupakan bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan generasi muda.
“Sinergi antara Kepolisian, TNI, pihak sekolah, dan orang tua sangat penting dalam memberikan pendampingan kepada para pelajar. Kami ingin memastikan para siswa dapat belajar dengan aman, nyaman, dan memiliki ruang yang positif untuk mengembangkan diri,” ujar Kapolres.
Kapolres juga mengajak para pelajar untuk tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang dapat membawa mereka pada kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan maupun merugikan diri sendiri.
“Manfaatkan masa sekolah untuk belajar, mengembangkan bakat dan prestasi, serta mempersiapkan diri untuk meraih cita-cita. Jadilah generasi muda yang mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga, sekolah, masyarakat, dan bangsa,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan bahwa kegiatan sambang ke sekolah merupakan salah satu bentuk kehadiran Polisi di tengah masyarakat dengan mengedepankan komunikasi dan pendekatan yang humanis.
“Kami terus mendorong Bhabinkamtibmas untuk membangun komunikasi dengan pihak sekolah dan para pelajar. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicari solusinya bersama sebelum berkembang menjadi gangguan Kamtibmas,” kata Kapolsek.
Kapolsek juga mengajak para guru untuk terus memberikan pengawasan dan pendampingan kepada siswa, khususnya dalam aktivitas di luar sekolah maupun penggunaan media sosial.
Menurutnya, perhatian dari lingkungan keluarga dan sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter serta perilaku para pelajar. Karena itu, kolaborasi seluruh pihak sangat diperlukan agar generasi muda dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman dan positif.
Kepolisian juga membuka ruang komunikasi bagi pihak sekolah maupun masyarakat apabila membutuhkan kehadiran petugas dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban. Masyarakat dapat berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas setempat maupun Kepolisian terdekat.
Melalui kegiatan sambang ini, Polsek Metro Tanah Abang terus berupaya menghadirkan sosok Polisi yang dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan edukasi, pencegahan, komunikasi, dan kepedulian.
Kehadiran Bhabinkamtibmas di lingkungan sekolah diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara Polisi dan pelajar. Dengan terbangunnya komunikasi yang baik, para siswa diharapkan tidak ragu untuk menyampaikan informasi maupun permasalahan yang mereka hadapi kepada pihak yang dapat memberikan pendampingan.
Polsek Metro Tanah Abang mengajak seluruh pelajar SMA Negeri 24 Jakarta untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, saling menghormati, menjauhi tawuran, bijak bermedia sosial, serta tetap semangat menuntut ilmu.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)








