Jakarta Pusat – Polsek Cempaka Putih, Polres Metro Jakarta Pusat, memperkuat pembinaan terhadap pelajar melalui Program Bapak Asuh di SMK Cempaka Jakarta, Jalan Cempaka Putih Barat XXI, Kelurahan Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan dipimpin Kapolsek Cempaka Putih Kompol Pengky Sukmawan, bersama Wakapolsek, Kanit Binmas, serta personel yang tergabung dalam Program Bapak Asuh.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polsek Cempaka Putih berkoordinasi dengan Kepala SMK Cempaka, Solehan, dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Sanuddin. Koordinasi dilakukan untuk memperkuat pembinaan dan menjaga lingkungan sekolah tetap aman serta kondusif.
Salah satu perhatian dalam pertemuan tersebut adalah adanya rencana aksi unjuk rasa pada 17 September 2026 di wilayah Jakarta Pusat. Pihak kepolisian mengingatkan sekolah agar memberikan pemahaman kepada para siswa supaya tidak mudah terprovokasi maupun terpancing ajakan mengikuti aksi.
Polsek Cempaka Putih juga berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk menyiapkan kegiatan positif setelah jam belajar. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah siswa pulang lebih awal dan mengurangi peluang terpengaruh ajakan yang berpotensi membawa mereka pada kegiatan di luar lingkungan sekolah.
Pihak SMK Cempaka menyambut baik langkah tersebut. Setelah jam pelajaran, sekolah akan mengisi waktu dengan kegiatan keagamaan bagi siswa Muslim dan dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah sebelum siswa dipulangkan. Pihak sekolah juga akan menyampaikan rencana kegiatan tersebut kepada orang tua siswa.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol.bReynold E.P. Hutagalung, mengatakan Program Bapak Asuh merupakan bagian dari upaya preventif untuk membangun komunikasi antara kepolisian, sekolah, siswa, dan orang tua.
“Pembinaan pelajar harus dilakukan secara bersama-sama. Kami ingin memastikan anak-anak mendapatkan lingkungan yang positif, sehingga dapat terhindar dari provokasi, tawuran, bullying, maupun perilaku lain yang dapat merugikan masa depan mereka,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Kapolsek Cempaka Putih Kompol Pengky Sukmawan, mengatakan pihaknya akan terus membangun komunikasi dengan pihak sekolah melalui Program Bapak Asuh dan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat Sekolah (FKPMS).
“Kami mengajak pihak sekolah untuk terus mengawasi dan membimbing siswa. Jangan sampai mereka terpengaruh ajakan yang dapat membawa kepada perbuatan melanggar hukum. Komunikasi antara sekolah, orang tua, dan kepolisian harus terus berjalan,” kata Kapolsek.
Selain pembinaan terkait potensi provokasi, kepolisian dan pihak sekolah juga sepakat saling bertukar informasi mengenai perkembangan siswa di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap tawuran pelajar, bullying, kenakalan remaja, serta berbagai bentuk perilaku yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
Polsek Cempaka Putih juga meminta pihak sekolah memanfaatkan FKPMS sebagai wadah komunikasi dan kerja sama dalam menjaga keamanan serta ketertiban selama proses belajar mengajar. Sekolah turut didorong menyampaikan imbauan kamtibmas secara rutin melalui pengeras suara sebagai pengingat bagi para siswa.
Polsek Cempaka Putih mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk turut mengawasi aktivitas anak-anak dan membangun komunikasi yang baik agar tidak mudah terpengaruh ajakan negatif. Masyarakat juga diminta tetap waspada dan segera melaporkan jika mengetahui adanya tindak kejahatan atau gangguan kamtibmas kepada Polsek Cempaka Putih atau menghubungi Layanan Polisi 110.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)








